Share

Menangi Duel Epik, Djokovic Pertahankan Mahkota

Achmad Firdaus, Jurnalis · Minggu 29 Januari 2012 21:51 WIB
https: img.okezone.com content 2012 01 29 39 565611 nAFoLVZD9Q.jpg Foto: Ekspresi Djokovic usai mengalahkan Nadal di final/Getty Images

MELBOURNE - Novak Djokovic mempertegas dominasinya atas Rafael Nadal. Lewat pertarungan sengit di babak final, Djokovic akhirnya sukses menaklukkan Nadal 5-7, 6-4, 6-2, 6-7, 7-5 untuk mempertahankan mahkota juara Australian Open 2012.

Kemenangan ini menjadi yang ketujuh secara beruntun diraih Nole -sapaan akrab Djokovic- atas Nadal dalam dua tahun terakhir. Di enam pertarungan sepanjang tahun 2011 lalu, Djokovic juga selalu mampu menjungkalkan Nadal. Namun secara keseluruhan, Nadal masih unggul atas Djokovic dengan rekor (16-14).

Bertarung di Rod Laver Arena, Minggu (29/1/2012), dua petenis peringkat teratas dunia ini langsung menyuguhkan permainan ketat.ย  Bermain sama kuat di delapan game pertama, Djokovic melakukan break untuk unggul 5-4. Namun, Nadal langsung bangkit dengan merebut tiga game tersisa untuk menang 7-5.

Di set kedua, Djokovic yang sepanjang tahun 2011 tidak terkalahkan atas Nadal, langsung merespon. Dengan permainan cemerlang, Nole sukses menyamakan kedudukan 1-1 setelah merebut set kedua 6-4.

Memasuki set ketiga, Djokovic kian menunjukkan dominasinya. Kombinasi forehand dan backhand akurat yang dilepaskannya membuat Nadal kewalahan. Alhasil, mantan petenis nomor satu dunia asal Spanyol ini hanya mampu mencuri dua game sebelum akhirnya menyerah 2-6.

Di set keempat, Djokovic yang hanya butuh satu set untuk keluar sebagai juara, kembali tampil gemilang. Namun, Nadal tidak lantas menyerah dan terus memberikan perlawanan sengit.

Perebutan poin demi poin pun terus disuguhkan kedua petenis. Memasuki game kesembilan, pertandingan sempat terhenti sejenak lantaran hujan turun, sehingga membuat panitia memutuskan menutup atap yang membutuhkan sekira 7-8 menit.

Setelah atap lapangan ditutup, pertandingan kembali dilanjutkan. Djokovic langsung menggebrak dengan merebut game kesembilan untuk unggul 5-4. Akan tetapi, Nadal terus memberikan respon dan memaksakan tie break di angka 6-6 dan akhirnya menang 7-6 (6-4).

Kedudukan 2-2 membuat laga ditentukan melalui set kelima. Sama seperti set-set sebelumnya, pertandingan berlangsung alot, di mana kedua petenis terus menunjukkan reli-reli menakjubkan.

Nadal mendapatkan momentum di game keenam, ketika melakukan break untuk unggul 4-2. Namun, lagi-lagi Djokovic mampu meresponnya dengan baik. Mengandalkan servis keras, Nole berhasil membalas melakukan break dan menyamakan kedudukan 4-4.

Djokovic kembali dalam posisi tertekan setelah Nadal merebut game kesembilan untuk unggul 5-4. Namun, Djokovic membuktikan mental juaranya dengan berhasil kembali menyamakan kedudukan 5-5, bahkan berbalik unggul 6-5.

Nadal yang tidak ingin perjuangannya selama lima jam lebih berakhir antiklimaks, berusaha bangkit. Akan tetapi, sebuah kesalahannya saat mengembalikan pukulan Djokovic mengakhiri perjuangannya. Pukukan forehand menyilang Djokovic tidak mampu dijangkaunya. Praktis dengan skor 7-5, Djokovic berhasil mempertahankan mahkota juara yang diraihnya tahun lalu, atau gelar Australian Open ketiganya (2008, 2011, 2012).

Suguhan pertarungan epik selama 5 jam 53 menit ini juga membuat kedua petenis mencatatkan sejarah baru, yakni melakoni duel final grand slam terlama sepanjang sejarah.

ย โ€œAnda adalah lawan terbaik dan yang paling dihormati petenis lain di dunia. Saya harap, kita bisa bertemu dan mempertontokan pemainan apik di lain kesempatan,โ€ tutur Djokovic memuji performa Nadal selepas pertandingan.

(acf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini