FIBA Izinkan Pemain Bermain di Luar NBA

Sabtu 03 September 2011 19:39 WIB
https: img.okezone.com content 2011 09 03 36 498428 bOrLLO4VQK.jpg Foto: Penulis Artikel Nelson Gautama

JAKARTA - FIBA mengizinkan pemain NBA bermain di luar NBA. Jika pemain ingin bermain di luar liga basket profesional Amerika Serikat, maka sebagai organisasi yang mengatur olahraga basket sedunia, FIBA membutuhkan letter of clearance dari organisasi natsional terlebih dahulu. Contohnya buat pemain dari Amerika, berarti meminta izin dari USA Basketball. Letter of clearance menyatakan bahwa pemain bebas menandatangani kontrak di tim manapun.

 

FIBA juga mengumumkan bahwa, para pemain yang sedang terikat kontrak dengan tim NBA, bisa bermain lagi di NBA asalkan terdapat klausul yang memperbolehkan hal tersebut dalam kontrak mereka bersama tim di luar liga NBA.

 

Bagi para free agents di NBA, tentu saja mereka bebas bermain di mana saja karena tidak terikat kontrak. FIBA setuju dengan NBA bahwa pemain bebas untuk bermain dimanapun selama NBA lockout berlangsung, namun resiko cedera harus ditanggung sendiri oleh pemain.

 

“Sebagai organisasi yang mengatur olahraga basket sedunia, kita sangat berharap bahwa permasalahan lockout akan selesai secepatnya dan musim NBA akan segera berlangsung sesuai jadwal,” ungkap sekretaris jenderal FIBA, Patrick Baumnann.

 

“Mengingat peran kami dalam mempromosikan basket ke seluruh penjuru dunia, kami mensupport impian para pemain untuk bermain dimanapun dan kapanpun," ucap Patrick. "Kami melakukannya juga sesuai dengan kepentingan, hak dan kewajiban dari berbagai pihak."

 

Bermain basket di luar liga NBA muncul sebagai pilihan bagi para pemain selama pemberhentian kerja [lockout] yang berlangsung. Bintang dari tim Nets, Deron Williams, sudah menyetujui kontraknya dengan tim Besiktas dari Turki, dan berbagai pemain top lainnya yang menyatakan keinginannya untuk bermain di luar liga basket profesional Amerika Serikat.

 

Kepala direktur eksekutif asosiasi pemain, Billy Hunter, juga mendukung ide tersebut. “Pemain kami bersyukur dengan pengumuman FIBA ,” ujar Hunter. "Kami menyarankan secara konsisten kepada para pemain bahwa dalam masa lockout ini, mereka mempunyai hak untuk bermain basket meskipun mereka masih terikat kontrak dengan tim NBA ataupun tidak. Kami mendorong semua pemain untuk mengejar peluang tersebut dan kami akan terus melakukannya."

 

Derek Fisher, presiden dari asosiasi pemain dan juga pemain Lakers, mengatakan bahwa perginya pemain ke liga di luar NBA tidak akan merugikan asosiasi pemain. “Kami tidak melihat hal ini sebagai sesuatu yang mengganggu. Kami melihatnya seperti seorang pria yang mengatakan bahwa dia tidak bisa bekerja di tempat tertentu, dan untuk sementara dia menganggur dan ingin mencari lowongan di tempat lain,” ungkap Fisher.

 

Namun tetap saja masih ada keraguan bagi pemain untuk hijrah ke Eropa atau Asia. Misalnya ada rumor keterlambatan pembayaran dan juga tim NBA dapat membatalkan kontrak pemain jika mereka cedera secara signifikan ketika bermain di liga lain.

 

Walaupun demikian, Kevin Durant [dari tim Oklahoma City] menyatakan bahwa peluangnya bermain di Eropa atau Asia masih 50-50. Sedangkan Carmelo Anthony dan Chris Paul mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan bermain di China.

 

Neilson Gautama

NBA Presenter

 

Follow my twitter at: http://twitter.com/neilsongautama

Join group NBA Indonesia on facebook: http://www.facebook.com/group.php?gid=58998467527

MyFansClub: http://www.facebook.com/pages/Neilson-Gautama-Fans-Club/134018783329305

(hmr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini