PENGAMAT MotoGP, Oscar Haro, yakin betul Marc Marquez tidak peduli dengan taktik team order di seri Australia. Ia yakin fokus utama pembalap tim Ducati Lenovo itu adalah meraih 37 poin.
MotoGP 2026 memasuki seri ke-18. Balapan bertajuk MotoGP Australia 2026 itu dihelat di Sirkuit Phillip Island, Ventnor, 23-25 Oktober.
Persaingan gelar juara dunia MotoGP 2026 semakin sengit. Dengan lima seri tersisa, Martin yang mengoleksi 355 angka, hanya unggul 2 poin dari Marquez di posisi dua dan 46 angka dari Bezzecchi.
Marquez bak sendirian berjuang melawan Aprilia. Selain dua rider pabrikan, ada pula Ai Ogura dan Raul Fernandez dari tim SuperFile Trackhouse yang juga mengepungnya di klasemen serta lintasan balap.
Tapi, Haro tidak yakin Marquez akan peduli dengan hal itu. Fokusnya di tiap balapan adalah mengambil 37 poin atau angka maksimal dari Sprint Race serta lomba, termasuk di Australia akhir pekan ini.
“Yang menarik perhatian Marc hanyalah 37 (angka). Jika kalian sadar, di kualifikasi terakhir (GP Mandalika), dia melaju sendirian. Ketika dia percaya diri, dia tidak butuh bantuan,” papar Haro, dilansir dari Motosan, Rabu (21/10/2026).
“Marc tidak tertarik sama sekali soal itu (team order). Karena jika mereka menaruh satu Aprilia di depan dia, itu akan menghancurkan peluang Anda. Karena itu, di Australia dia akan mengincar 37 poin,” imbuh pria asal Italia tersebut.
Besar kemungkinan Aprilia tidak akan menerapkan team order di Australia. Sebab, mereka masih ingin melihat seperti apa peluang Bezzecchi dalam 1-2 balapan ke depan.
Andai tertutup, baru Aprilia akan habis-habisan mendukung Martin jadi juara dunia. Itu pun, mereka bisa jadi setengah hati karena Martinator akan pergi ke tim pabrikan Yamaha di akhir musim.
(Wikanto Arungbudoyo)