PROFIL Alex Marquez, pembalap MotoGP yang dijuluki El Pistolas menarik untuk diulas. Terlebih nama Alex Marquez kian diperhitungkan di panggung MotoGP.
Berstatus adik dari juara dunia Marc Marquez, pembalap asal Cervera, Spanyol, ini terus membuktikan bahwa ia punya bakat dan kualitas sendiri, mulai dari gelar juara dunia Moto3 hingga persaingan ketat di kelas utama bersama Gresini Racing hingga akhirnya finis runner-up di MotoGP 2025.
Nama: Alex Marquez
Tanggal lahir: Spanyol, 23 April 1996
Usia: 25 tahun
Profesi: Pembalap
Tim saat ini: Gresini Racing MotoGP
Tahun aktif: 2012 - sekarang
Orangtua: Julia Marquez dan Roser Alenta
Kakak: Marc Marquez
Instagram: @alexmarquez73
Tinggi Badan: 180 cm
Nomor Motor: 73
Perjalanan Alex Marquez sebagai pembalap berawal dari peran Joan Moreta, sosok yang lebih dulu melihat potensinya. Moreta merupakan mantan Presiden Federasi Motor Spanyol sekaligus tokoh penting di Real Automovil Club de Catalunya (RACC).
Berkat dukungannya, pembalap asal Spanyol ini bisa melaju di trek dan sirkuit yang lebih besar. Moreta juga disebut berjasa membuka banyak kejuaraan balap motor di Spanyol.
Karier profesional Alex dimulai pada 2012 lewat ajang Moto3, dan ia tampil sebagai pemenang. Pada 2015, ia naik ke kelas Moto2. Setelah menjadi juara dunia Moto2 pada 2019, Álex dipromosikan ke MotoGP bersama Repsol Honda Castrol dan menjadi tandem sang kakak, Marc Marquez.
Meski sempat diragukan, pembalap berusia 25 tahun itu membuktikan kualitasnya dengan dua kali naik podium. Pada 2021, ia hijrah ke LCR Honda Castrol. Alex mengaku senang dengan kepindahan tersebut karena bisa lepas dari tekanan dan bayang-bayang sang kakak.
Alex Marquez mengukir prestasi sejak di kelas Moto3. Pada musim 2014, ia keluar sebagai juara dunia bersama tim Estrella Galicia 0,0. Dalam satu musim, ia mengumpulkan 10 podium, termasuk tiga kemenangan di GP Spanyol, Jepang, dan Valencia.
Di kelas Moto2, performanya terus meningkat. Pada 2017, Alex mulai rutin naik podium. Setahun kemudian, ia meraih kemenangan di GP Spanyol dan GP Prancis, serta menambah koleksi podium di sejumlah seri lain.
Puncaknya terjadi pada 2019, ketika Alex dinobatkan sebagai juara dunia Moto2 lewat delapan kemenangan, yakni di Argentina, Prancis, Italia, Catalunya, Belanda, Republik Ceko, Inggris, dan Thailand. Secara keseluruhan, ia mengoleksi 10 podium sepanjang musim tersebut.
Memasuki kelas premier pada 2020, Alex langsung mencatat dua podium di musim debutnya, masing-masing lewat posisi kedua di GP Aragon dan GP Teruel. Sebelum melaju ke kejuaraan dunia, ia juga lebih dulu menjuarai berbagai kejuaraan level junior dan regional, termasuk Kejuaraan Nasional Spanyol. Selain itu, ia meraih gelar Rookie of the Year di sejumlah kelas sepanjang kariernya, termasuk di Moto3 dan Moto2.
Alex Marquez mulai membalap di usia belia di kejuaraan Spanyol pada kisaran 2005 hingga 2011, berkompetisi di berbagai kategori junior dan regional hingga menarik perhatian tim-tim besar. Ia melakoni debut di Moto3 pada 2012 bersama Estrella Galicia 0,0, finis kelima klasemen pada 2013, lalu menjadi juara dunia pada 2014 lewat 10 podium, termasuk tiga kemenangan.
Pada 2015, Álex naik ke Moto2 bersama Marc VDS Racing Team. Setelah musim adaptasi yang berat, ia meraih podium pertama pada 2016 dan terus meningkat hingga menempati posisi keempat klasemen pada 2018. Ia kemudian menjadi juara dunia Moto2 pada 2019 dengan delapan kemenangan dan 10 podium.
Di kelas MotoGP, Álex memulai debut pada 2020 bersama Repsol Honda sebagai tandem sang kakak, Marc Márquez, dan langsung mengoleksi dua podium. Ia pindah ke LCR Honda pada 2021, lalu bergabung dengan Gresini Racing mulai musim 2023 demi mengejar performa yang lebih kompetitif.
(Rivan Nasri Rachman)