Sesampainya di Italia, Abraham masih memiliki waktu untuk menjajal lintasan melalui sesi latihan resmi pada Selasa dan Rabu mendatang bersama para pembalap internasional lainnya. Dukungan penuh pun mengalir deras dari keluarga tercinta.
"Mereka semua bangga dengan gua. Mereka semua mendukung gua untuk ke Italia," ungkap Abraham.
Sementara itu, sang pelatih yang juga mantan pembalap Formula 4, Keanon Santoso, menilai capaian Abraham sebagai sebuah proses spesial dengan perkembangan kemampuan yang cukup pesat dan luar biasa.
“Abraham ini bisa dibilang special case. Aku juga baru bisa apresiasi proses ini setelah kemarin lihat foto pertama kali dia naik gokart di belakang mal yang rental-rental itu. Sekarang dia udah mau balapan di Italia melawan juara-juara dunia dari negara lain. Menurut aku prosesnya Abraham dan peningkatan skill-nya cukup luar biasa," tutur Keanon.
Meski Abraham menyimpan potensi besar, Keanon memilih untuk tidak memberikan beban target berlebih. Ia ingin sang pembalap menikmati setiap proses dan memetik pengalaman berharga di Italia.
"Kalau di sini sebenarnya aku enggak begitu menargetkan buat Abraham ya, karena kita juga enggak mau menekan anaknya. Kita harus tahu ini balapan pertama dia, jadi yang penting dia enjoy dan belajar banyak," pungkas dia.
(Rivan Nasri Rachman)