Di sisi lain, ia menegaskan cabang olahraga yang tidak memenuhi target akan menjalani evaluasi. Pemerintah juga menyiapkan mekanisme 'rewards' dan 'punishment' berdasarkan target yang telah ditetapkan.
"Sama, ada rewards dan punishment. Karena sekarang semua anggaran itu spesifik sesuai dengan targetnya seperti apa," kata Erick.
Ia kemudian menyinggung cabang olahraga padel yang sebelumnya telah menjalankan pembiayaan secara mandiri. Menurutnya, kebijakan serupa dapat diterapkan kepada pihak yang tidak memenuhi target sesuai komitmen yang telah disampaikan.
Saat ditanya apakah cabang olahraga yang gagal memenuhi target akan langsung diminta mandiri, Erick tidak memberikan jawaban secara gamblang. Dia menegaskan masih ada kesempatan yang diberikan kepada cabang olahraga untuk memperbaiki pencapaiannya.
"Ya enggak, yang berjanji, tidak menepatinya, kita juga menjanjikan untuk mandiri. Itu punishment-nya? Ya enggak seperti itu, kita beri kesempatan," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)