JAKARTA – Percasi DKI Jakarta berhasil melahirkan satu Woman Grand Master (WGM), yakni Laysa Latifah. Ia resmi meraih gelar itu pada Olimpiade Catur 2026 yang berlangsung di Uzbekistan, September silam.
Ketua Percasi DKI Jakarta, Hardiyanto Kenneth, sangat senang dengan pencapaian yang diraih oleh Laysa. Pihaknya akan berusaha melahirkan Grand Master lainnya dari ibu kota.
Oleh karena itu, mereka menggelar kejuaraan daerah (Kejurda) Piala Gubernur untuk melahirkan atlet catur potensial lainnya di Jakarta, 3-4, Oktober. Ajang itu diikuti total 420 pecatur dari anak-anak hingga dewasa drngan total hadiah Rp100 juta.
"Saya sangat berbahagia satu atlet dari DKI Jakarta baru saja mengikuti Olimpiade Catur di Uzbekistan, dan langsung meraih gelar Woman Grand Master (WGM),” kata Kenneth, Senin (5/10/2026).
“Saya ingin pamerkan ke seluruh peserta Kejurda ini supaya bisa menjadi motivasi kedepannya dan Saya akan berikan hadiah pembinaan Rp50 juta," sambung pria berkacamata itu.
Kenneth mengatakan targetnya adalah melahirkan empat GM yang sudah dijanjikan ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Jadi, saat ini tinggal tiga calon GM yang harus dicari.
"Saya pernah berjanji kepada Pak Gubernur Pramono Anung saat pelantikan pengurus Percasi DKI Jakarta lalu, untuk bisa melahirkan 4 titel GM (Grand Master) dari Jakarta,” kata Kenneth.
“Sekarang sudah tercapai satu, semoga yang lain bisa termotivasi untuk menyusul Laysa," kata pria yang juga merupakan Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan itu.