JAKARTA – Timnas Padel Indonesia berhasil menggondol dua medali dari Asian Games 2026. Meski cabang olahraga (cabor) tersebut baru pertama kali dipertandingkan, debut ini cukup impresif.
Dua medali itu diraih dari nomor Women's Pair. Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini berhasil menyumbangkan medali perak, sedangkan Novela Putria/Beatrice Gumulya sukses meraih perunggu.
Medali emas pada nomor tersebut menjadi milik Jepang. Hasil ini membuat Timnas Padel Indonesia langsung mencatatkan prestasi pada keikutsertaan pertamanya di Asian Games.
Setelah berjuang selama kurang lebih sepekan di Jepang, para atlet padel Indonesia kembali ke Tanah Air, Minggu 4 Oktober 2026 malam WIB. Mereka tiba bersama para atlet putra dan ofisial tim di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
Fadona mengaku bangga dengan pencapaian yang diraihnya bersama Fitriani. Ia juga tidak menyangka bisa membawa pulang medali perak pada debut padel di Asian Games 2026.
Sejak awal, mereka tidak memasang target tinggi untuk penampilan mereka di Asian Games 2026. Fadona secara pribadi hanya menargetkan setidaknya bisa membawa pulang medali perunggu.
"Untuk diri saya sendiri menargetkan pulang membawa medali minimal perunggu, tapi ternyata melebihi dari target saya, kami berdua malah mendapatkan perak," kata Fadona kepada awak media, termasuk Okezone, dikutip Senin (5/10/2026).
Pencapaian tersebut membuat Fadona larut dalam suasana haru setelah pertandingan. Ia bahkan mengaku menangis karena tidak menyangka bisa mencapai posisi tersebut dalam debut padel di Asian Games.
"Itu sebuah kebanggaan yang luar biasa. Saya sampai nangis terharu terus dari habis main, karena saking enggak nyangkanya bisa di titik sekarang," ungkap Fadona.
Prestasi Fadona/Fitriani menjadi salah satu catatan penting bagi perkembangan padel Indonesia di level Asia. Dua medali dari nomor Women's Pair menunjukkan bahwa Indonesia mampu bersaing dalam debut cabang olahraga tersebut di Asian Games 2026.
(Wikanto Arungbudoyo)