JAKARTA - Kondisi lengan kanan Marc Marquez telah berubah total imbas kecelakaan yang dialaminya pada MotoGP Indonesia 2025. Dokter bedah yang menanganinya menyebut kapasitas kekuatan lengan kanan Marc Marquez hanya tersisa 50%!
Dokter bedah Marc Marquez, Samuel Antuna, mengatakan kecelakaan yang dialami juara MotoGP tujuh kali itu di MotoGP Indonesia 2025 telah "mengubah segalanya" terkait kondisi lengan kanannya.
Pembalap Ducati Lenovo tersebut mengalami patah tulang bahu yang rumit akibat benturan dengan Marco Bezzecchi di sirkuit Mandalika tahun lalu.
Dampak cedera itu terus menghantuinya pada musim 2026. Upayanya mempertahankan gelar juara menjadi sangat sulit karena harus berjuang mengatasi masalah saraf yang disebabkan gesekan implan logam saat ia sedang memacu motor.
Sejak menjalani operasi perbaikan pada Mei, Marc Marquez telah memenangkan empat balapan dan kini hanya tertinggal 19 poin dari pemimpin klasemen. Sebelumnya, Marc Marquez sempat tertinggal 102 poin usai balapan di Mugello.
Namun, lengan kanannya terus menimbulkan masalah, dengan kondisi fisik yang jauh lebih lemah dibandingkan tahun lalu.
"Kekuatan yang bisa ia hasilkan dengan lengan kanannya tidak sebanding dengan lengan kirinya," ujar Dr Samuel Antuna kepada El Periodico, melansir Crash, Selasa (8/9/2026).
"Padahal, sebelum kecelakaan di Indonesia, kondisinya baik-baik saja. Ia bisa membalap, tidak merasakan sakit, dan tidak mengeluhkan apa pun. Kecelakaan itu mengubah segalanya," tuturnya.
Masalah saraf yang dialami Marquez pada awal musim 2026 menyebabkan hilangnya sensasi rasa pada lengannya secara tiba-tiba. Hal ini turut berkontribusi pada sejumlah kecelakaan yang dialami Marc Marquez.
Masalah tersebut kini telah teratasi, meskipun ia harus lebih berhati-hati saat menjalani akhir pekan balapan demi menjaga kekuatan lengan kanannya.