Namun, Tee/Yap kembali memberikan tekanan dan perlahan memangkas ketertinggalan. Mereka mampu mendekati perolehan poin Faathir/Devin hingga hanya tertinggal 6-7.
Pertandingan kemudian berjalan semakin ketat setelah Tee/Yap berbalik unggul 11-10 di pertengahan gim kedua. Keunggulan tersebut menjadi momentum bagi pasangan Malaysia untuk meningkatkan tekanan terhadap Faathir/Devin.
Faathir/Devin belum menyerah dan terus berupaya mengejar perolehan poin lawan. Pasangan Indonesia sempat memperkecil ketertinggalan menjadi 18-19 sehingga membuat persaingan kembali berlangsung ketat.
Namun sayang, Faathir/Devin gagal memanfaatkan momentum tersebut untuk membalikkan keadaan. Mereka akhirnya harus mengakui keunggulan Tee/Yap pada gim kedua dengan skor 19-21.
(Rivan Nasri Rachman)