Tahun 2026 hingga 2027 menjadi periode penting bagi atlet disabilitas untuk mengikuti berbagai kejuaraan internasional. Pada masa tersebut, para atlet memiliki kesempatan mengumpulkan poin sekaligus menjalani tahapan kualifikasi menuju Paralimpiade.
Surono menjelaskan penentuan kejuaraan yang akan diikuti federasi tidak dilakukan secara terpisah. Setiap agenda harus melalui proses konsolidasi dan perencanaan bersama antara National Paralympic Committee (NPC) Indonesia dan Kemenpora.
Kemenpora memastikan dukungan terhadap NPC Indonesia akan terus diberikan, baik dalam bentuk pendanaan maupun penyediaan fasilitas. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu atlet disabilitas Indonesia menjaga prestasi hingga mampu bersaing di panggung olahraga dunia.
(Erha Aprili Ramadhoni)