Marc Marquez Ceritakan Momen Paling Mencekam di MotoGP Aragon 2026, Melaju Kencang hingga 300 km/jam!

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Senin 31 Agustus 2026 18:01 WIB
Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)
Share :

ARAGON – Pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, menceritakan momen paling mencekam selama beraksi di balapan utama MotoGP Aragon 2026, pada Minggu 30 Agustus 2026 malam WIB. Momen mengerikan itu tercipta ketika Marquez berduel ketat dengan rider Aprilia Racing, Marco Bezzecchi di Sirkuit Aragon, Spanyol.

Peristiwa mendebarkan tersebut melibatkan Marquez dan Bezzecchi yang bertarung habis-habisan demi memperebutkan posisi terdepan. Duel sengit ini terjadi pada lap keenam di lintasan lurus belakang sirkuit yang terkenal mampu memuntahkan kecepatan hingga 350 kilometer per jam.

Awal mula ketegangan bermula ketika Marquez melakukan manuver berani dengan menyusip dari sisi dalam Bezzecchi di area tikungan kombinasi chicane. Akan tetapi, Bezzecchi tidak tinggal diam begitu saja dan mampu merespons dengan cepat demi mendapatkan traksi keluar tikungan yang jauh lebih baik.

1. Balapan Sengit

Masalah besar mulai muncul ketika kedua motor melaju kencang melalui gigi demi gigi percepatan di trek lurus. Bezzecchi mendapati posisinya terjepit di antara motor Marquez dan batas bagian dalam lintasan sirkuit. Kombinasi kecepatan tinggi dan regulasi fairing modern menciptakan efek aerodinamika yang tidak terduga di antara kedua kendaraan.

Goncangan hebat pun tak terelakkan akibat turbulensi udara besar yang dihasilkan oleh kedua motor bertenaga masif tersebut. Alih-alih saling menjauh, tekanan angin justru membuat motor Marquez dan Bezzecchi seolah saling tersedot satu sama lain.

Marc Marquez. (Foto: Instagram/ducaticorse)

Situasi darurat ini memaksa Marquez untuk segera berpikir jernih demi menghindari kecelakaan fatal di atas lintasan lurus. Marc Marquez secara terbuka mengakui bahwa insiden tersebut merupakan salah satu momen paling mengerikan sepanjang karier balapnya.

"Itu adalah momen yang luar biasa. Maksud saya, itu momen yang menakutkan. Karena dengan semua aerodinamika, pada kecepatan 300 kilometer per jam motor kami saling tertarik satu sama lain,” Marquez, melansir dari Crash, Senin (31/8/2026).

Pembalap berjuluk The Baby Alien itu sempat berupaya menggeser posisinya ke sisi kanan guna memberikan ruang bagi sang rival. Sayangnya usaha tersebut sia-sia karena bodi motor mereka tetap saling menempel erat akibat dorongan angin yang kuat.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya