JAKARTA - Pembalap Castrol LCR Honda, Johann Zarco, senang dapat comeback di MotoGP Aragon 2026 pada akhir pekan ini. Zarco mengungkapkan dirinya adalah seorang pencandu kecepatan dan tak sabar ingin kembali balapan di lintasan MotoGP, setelah absen selama 3 bulan.
Johann Zarco akan kembali menunggangi motor MotoGP untuk pertama kalinya sejak balapan di Barcelona pada Mei 2026, tepatnya saat sesi latihan pembuka MotoGP Aragon pada Jumat (28/8/2026).
Pembalap LCR Honda ini harus absen selama lebih dari 100 hari setelah mengalami cedera ligamen lutut akibat kakinya yang terjepit parah di roda belakang motor Pecco Bagnaia. Hal ini menyusul kecelakaan di Tikungan 1 saat balapan dimulai kembali.
Zarco secara resmi dinyatakan boleh kembali membalap setelah lolos pemeriksaan medis wajib MotoGP pada Kamis (27/8/2026).
“Senang rasanya bisa kembali dan saya cukup bahagia karena melihat kemajuan yang cepat dari apa yang telah saya lakukan dan cara saya berlatih,” ujar Zarco, melansir laman Crash.
“Uji coba utamanya adalah berlatih dengan motor. Hal itu—langkah demi langkah—menjadi konfirmasi yang baik bahwa saya bisa kembali di Aragon," ucapnya.
Ia mengaku tidak mendapatkan tekanan apa pun. Zarco pun mengaku ingin meluangkan waktu untuk menikmati sensasi kecepatan di atas motor MotoGP ini.
“Kondisi kaki kiri sudah terasa baik, meski kami tahu proses untuk mencapai kondisi 100% masih butuh waktu. Namun, saya bukan pemain sepak bola atau pemain ski. Jadi, sebagai pembalap, kondisi saya saat ini sudah lebih dari cukup untuk kembali berkompetisi,” tuturnya.
Zarco mengaku beruntung hanya absen selama 3 bulan akibat cedera. Masa jeda tersebut tidak membuatnya kehilangan kemampuan untuk balapan.
"Memang lama, tapi tidak sampai membuat saya kehilangan semua kemampuan. Senang rasanya bisa kembali karena saya adalah seorang pecandu kecepatan,” tuturnya.
Sebagai pembalap tertua di grid pada usia 36 tahun, Zarco mengatakan bahwa masa jeda yang tak terelakkan ini juga memberinya waktu untuk merenung.
“Mungkin pemikiran baru yang saya dapatkan adalah bahwa saya masih ingin balapan. Saya masih ingin balapan untuk meraih prestasi. Jadi, saat melihat tim Honda kesulitan, saya tidak merasa melewatkan momen itu. Saya berpikir, 'Untunglah saya tidak di sana,' karena sungguh berat menghadapi situasi sulit seperti itu!" katanya.
Ia mengaku senang dapat kembali balapan. Ia pun berharap dapat memiliki kecepatan seperti saat sebelum cedera.
“Saya masih memiliki impian dan keinginan untuk balapan demi meraih hasil yang bagus,” katanya.
Jika Zarco turun dalam balapan hari Minggu, ia harus menjalani penalti double long lap akibat insiden di Catalunya yang melibatkan Bagnaia dan Luca Marini.
(Erha Aprili Ramadhoni)