Sementara itu, Amri mengaku belum sempat berbicara secara langsung dengan Nova sejak sang pelatih kembali ke Pelatnas PBSI. Ia baru sebatas bertegur sapa ketika keduanya bertemu dalam sejumlah turnamen internasional.
"Belum, ya saling tegur saja kalau ketemu di pertandingan belakangan ini. Ya kalau pas di Jepang, China kan juga ketemu, cuma ya mau ngobrol juga mungkin Coach Nova-nya masih ada tanggung jawab di sana, jadi belum enak lah untuk ngobrol. Jadi paling ya sapa-sapa saja," tegasnya.
Amri/Nita menjadi salah satu pasangan ganda campuran Indonesia yang diharapkan mampu bersaing di level elite. Pada Maret 2026, mereka berhasil mencapai peringkat 16 dunia berdasarkan data yang tercantum dalam profil BWF.
Namun, pasangan tersebut masih berupaya menjaga konsistensi dalam persaingan internasional. Pada Indonesia Open 2026, Amri/Nita harus terhenti di babak 16 besar setelah dikalahkan pasangan China Guo Xinwa/Chen Fanghui.
Kembalinya Nova diharapkan dapat membantu Amri/Nita memperbaiki sejumlah detail permainan yang masih menjadi pekerjaan rumah. Dengan pendampingan sementara dari Rijal dan Hendra, mereka memiliki kesempatan untuk meningkatkan performa sebelum menghadapi turnamen mendatang.
(Wikanto Arungbudoyo)