Konsistensi di panggung akbar tersebut menjadikan ganda campuran Prancis ini ancaman nyata bagi para unggulan teratas.
Duo andalan Denmark ini menjelma sebagai pasangan paling menyita perhatian berkat pencapaian luar biasa yang mereka torehkan sepanjang musim 2026. Mengawali tahun dengan dua kali final di bulan Januari, Christiansen/Boje mengamuk usai All England dengan menyapu bersih lima final dari enam turnamen serta memenangi empat di antaranya.
Performa fenomenal tersebut membawa angin segar bagi Denmark yang telah berpuasa selama lebih dari satu dekade tanpa medali ganda campuran di kejuaraan dunia.
Wakil China lainnya yang tidak boleh dipandang sebelah mata adalah pasangan peraih medali perak BWF World Championships tahun lalu di Paris serta perunggu edisi 2023 di Kopenhagen. Meskipun musim ini mereka tampil relatif tenang dengan baru mengoleksi satu gelar Super 300 di Macau dan runner-up Malaysia Open, rekam jejak mereka selalu mengerikan di turnamen mayor.
Konsistensi mereka dalam melaju hingga fase akhir turnamen besar membuat peluang Jiang/Wei untuk kembali merebut tempat di podium tetap terbuka sangat lebar.
(Rivan Nasri Rachman)