Situasi internal sektor ganda campuran Indonesia semakin berdinamika menyusul keputusan PBSI yang secara mutual berpisah dengan pelatih kepala ganda campuran Rionny Mainaky beserta asistennya, Amon Sunaryo, pada tanggal 31 Juli lalu. Perpisahan ini terjadi di tengah masa transisi kepelatihan yang krusial bagi skuad pelatnas.
Di sisi lain, pelatih kepala ganda campuran Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM), Nova Widianto, mundur pada hari yang sama dan telah memastikan resmi kembali ke pelatnas PBSI. Kedatangannya diharapkan mampu membawa angin segar bagi pembenahan prestasi sektor ganda campuran Indonesia.
Kendati demikian, pengungkapan kasus match-fixing ini diprediksi bakal menjadi ujian terberat bagi Nova Widianto apabila ia resmi mengambil alih komando kepelatihan. Pasalnya, Jafar-Felisha dan Adnan-Indah merupakan pasangan-pasangan paling senior yang menjadi tulang punggung serta andalan utama di skuad ganda campuran Indonesia saat ini.
(Rivan Nasri Rachman)