JAKARTA – Samuel Marbun tidak ragu membidik medali emas di Asian Games 2026 dari cabang olahraga (cabor) wushu. Target tersebut menjadi peningkatan setelah meraih perak pada edisi sebelumnya.
Samuel mengatakan persiapannya terus dimatangkan bersama tim pelatih untuk menghadapi persaingan di ajang olahraga terbesar di Asia itu. Ia optimistis dapat memperbaiki pencapaiannya dengan persiapan yang maksimal.
Menurut Samuel, mental bertanding menjadi kekuatan utama yang selalu diandalkannya saat menghadapi lawan dari berbagai negara. Kepercayaan diri tersebut menjadi modal penting ketika tampil di atas arena.
"Kalau keunggulan, saya dari dulu cuma mental saja. 'Darah Batak' gitulah," kata Samuel kepada awak media, termasuk Okezone di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selasa 21 Juli 2026.
Atlet yang turun nomor sanda kelas 65 kg itu menilai program latihan akan lebih efektif apabila tim segera diberangkatkan ke China. Dengan begitu, para atlet bisa mempraktikkan berbagai teknik yang selama ini terus diasah dalam latihan.
"Persiapan kami sudah memasuki tahap maksimal ya, namun kami kurang teman sparring sebenarnya. Apa yang kami latih, teknik-teknik yang kami latih itu, butuh teman sparring untuk mempraktikkannya. Jadi kami butuh berangkat ke China secepatnya mungkin," ujar atlet berusia 27 tahun itu.
Samuel juga telah memetakan sejumlah negara yang diperkirakan menjadi pesaing utama di kelas 65 kilogram. Menurutnya, China, Filipina, dan Vietnam menjadi lawan yang patut diwaspadai pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Untuk menghadapi persaingan tersebut, tim pelatih terus melakukan evaluasi dan analisis terhadap karakter permainan calon lawan. Hasil analisis itu kemudian disesuaikan dengan kelebihan yang dimiliki Samuel agar strategi bertanding lebih efektif.
"Evaluasi yang pasti kami evaluasi dari teknik ya. Teknik bagaimana kami analisa lawan satu per satu, yang mana sainga, yang satu kelas dengan kami. Jadi kami cari kelebihan dan kekurangannya, kami cocokkan dengan diri sendiri," tutur atlet asal Sumatera Utara itu.
Samuel berharap seluruh proses persiapan yang dijalani dapat membuahkan hasil terbaik di Asian Games Aichi-Nagoya yang digelar pada September-Oktober 2026. Ia menargetkan medali emas sebagai pencapaian yang ingin diwujudkan setelah sebelumnya hanya membawa pulang medali perak.
"Ya mudah-mudahanlah kami harus yakin ya, biar warna perak diganti jadi warna emas. Amin," pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)