"Saya sudah menggunakan simulator mengemudi sejak tahun 1997 dan itu bisa menjadi alat yang sangat ampuh dan berguna, tetapi juga bisa menyesatkan. Saya menemukan hal itu terjadi sepanjang tahun lalu, dan di tahun-tahun sebelumnya ketika saya berada di Mercedes, situasinya sangat mirip, jadi itulah mengapa saya tidak menggunakannya. Sejak saya berhenti menggunakannya, performa saya jauh lebih baik," katanya.
Hamilton kini menuju salah satu sirkuit favoritnya akhir pekan ini di Grand Prix Hungaria di Budapest. Ia memegang rekor kemenangan terbanyak (delapan) dan pole position terbanyak (sembilan) di GP Hungaria.
"Kita harus datang dan berjuang untuk meraih kemenangan itu," tuturnya.
(Erha Aprili Ramadhoni)