ALEX Marquez blak-blakan mengaku ada enak dan tidaknya jadi adik seorang Marc Marquez. Cukup banyak yang memandangnya dari segi positif tetapi tidak sedikit pula yang hanya berpikiran negatif.
Sejak promosi ke MotoGP pada 2020, banyak sentiment negatif diarahkan ke Alex Marquez. Salah satunya, ia disebut bisa balapan hanya karena mendompleng nama sang kakak.
Padahal, Alex Marquez termasuk pembalap berprestasi. Ia mampu jadi juara dunia Moto3 dan Moto2, capaian yang tidak bisa dilakukan sembarangan orang.
"Menjadi adik Marc akan selalu memberi Anda lebih banyak tekanan. Orang-orang akan melihat hal-hal positif dan hal-hal negatif, dan jujur saja itu negatif," ucap Alex Marquez dilansir dari Motosan, Selasa (7/7/2026).
Ini menjadi musim terakhirnya berada satu merk dengan sang kakak di Ducati. Alex Marquez sudah memutuskan masa depannya untuk bergabung ke Red Bull KTM dengan kontrak multitahun mulai MotoGP 2027.
Itu akan awalan baru yang segar buat Alex Marquez dan untuk kedua kalinya berbeda jalan dengan sang kakak. Ia merasa hal tersebut bisa sedikit mengangkat beban dari bahunya, termasuk saat jadi runner up MotoGP 2025.
"Banyak orang berkata, 'Dia akan tampil bagus dalam tiga balapan dan kemudian dia tidak akan kembali,’” kata Alex Marquez.
"Bersaing secara konsisten sepanjang tahun sangat penting bagi saya, dan ya, itu seperti beban yang terangkat dari pundak saya," tandasnya.
Marc Marquez sendiri tetap akan berada di Ducati Lenovo hingga 2028. Patut dinanti seperti apa persaingan kakak beradik itu di MotoGP musim depan.
(Wikanto Arungbudoyo)