Dua seri balapan berikutnya akan berlangsung di Republik Ceko (19-21 Juni) dan Belanda (26-28 Juni 2026). Dua balapan itu disebut-sebut akan menjadi ujian berat untuk Ducati.
Akan tetapi, Tardozzi tak mau menyerah begitu saja. Ia meyakini dua pembalapnya, yakni Marquez dan Francesco Bagnaia, mampu bersaing.
"Namun, harus kami akui lawan-lawan kami yang memimpin kejuaraan telah melakukan pekerjaan yang fantastis, dan saat ini kami berada di level yang sama,” tegas Tardozzi.
“Atau saya rasa di sirkuit balap berikutnya, akan ada tempat-tempat di mana mereka memiliki keunggulan, sementara di tempat lain kami akan memiliki keunggulan," pungkasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)