MARC Marquez kembali menjadi sorotan, bukan karena aksinya di atas lintasan, melainkan karena isi kontrak barunya bersama Ducati. Manajer senior MotoGP, Carlo Pernat, mengungkapkan bahwa sang juara dunia MotoGP 2025 itu secara khusus meminta klausul pensiun dalam perjanjian perpanjangan kontraknya untuk musim 2027–2028.
Artinya, Marquez ingin diberi kebebasan untuk mengakhiri kariernya kapan saja tanpa harus membayar penalti kontrak.
Rangkaian cedera panjang menjadi alasan terkuat di balik permintaan ini. Marquez baru saja menjalani operasi pada bahunya, bukan yang pertama kali dan terpaksa absen di sejumlah seri MotoGP 2026.
Pernat menilai, tekanan fisik yang terus berulang membuat pembalap asal Spanyol itu mulai mempertanyakan seberapa lama lagi ia bisa bertahan di level tertinggi.
"Dia sudah merasakan absen dari banyak balapan, dan sekarang merasakannya lagi karena operasi. Wajar kalau muncul pertanyaan apakah sudah saatnya berhenti," ungkap Pernat, dilansir dari Motogpnews.
Faktor emosional turut bermain besar. Ya, jika menarik ke belakang pada MotoGP Catalunya 2026, adik kandungnya, Alex Marquez, mengalami kecelakaan horor hingga menderita patah tulang selangka.
Pernat menyebut momen yang dialami sang adik memperbesar tekad Marc untuk serius mempertimbangkan gantung helm. "Melihat saudaramu menabrak tembok seperti itu pasti membuatmu berpikir jauh lebih dalam," ungkap Pernat.
Meski begitu, bukan berarti Marquez sudah siap pensiun dalam waktu dekat. Pernat menegaskan, pembalap 33 tahun itu masih menyimpan hasrat besar untuk berlaga di musim 2027.
"Dia masih yang terkuat dari semuanya. Tapi jika dia menyadari tidak bisa berjuang untuk menang, saya rasa dia akan berhenti," tambah Pernat.
Marquez dikabarkan akan menandatangani perpanjangan kontrak berdurasi dua musim hingga MotoGP 2028. Klausul pensiun yang dimintanya menjadi semacam "jalan keluar terhormat" yaitu sebuah proteksi agar ia tidak terjebak dalam komitmen panjang jika kondisi fisiknya tidak memungkinkan.
Absennya The Baby Alien di dua seri terakhir MotoGP 2026 juga praktis mempersulit peluangnya mempertahankan gelar juara dunia musim ini. Menarik menanti saga keadaan Marquez antara perpanjang kontrak dengan Ducati atau pensiun.
(Dian AF)