"Di gim ketiga sudah tertinggal tapi tadi sudah berusaha untuk coba mengejar. Tapi beberapa kali juga tadi sedikit kembali kurang sabar ketika poinnya sudah mepet. Jadi 1-2 poin itu cukup penting ketika hilang lagi. Membalikkan situasinya tidak mudah,” imbuh ayah satu orang anak itu.
Jonatan menegaskan akan segera berbenah pasca Malaysia Masters. Tentunya, ia ingin tampil lebih baik di ajang-ajang lainnya demi membawa pulang prestasi ke Tanah Air.
"Ke depan persiapan ke Singapura dan Indonesia harus dimatangkan lagi. Setiap hari pasti akan berjalan berbeda,” kata Jonatan.
“Di sini, di Singapura dan di Indonesia beda-beda kondisi lapangan dan shuttlecock-nya jadi harus cepat penyesuaiannya," tutup Jonatan.
(Wikanto Arungbudoyo)