Kisah Unik Presiden Prabowo Ajak Duel Petinju Daud Yordan di Gedung Parlemen

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Kamis 21 Mei 2026 12:59 WIB
Petinju Indonesia, Daud Yordan. (Foto: Instagram/realdaudyordan)
Share :

JAKARTA – Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto secara spontan mengajak Senator asal Kalimantan Barat sekaligus petinju legendaris Indonesia, Daud Yordan, untuk melakukan simulasi duel tinju. Momen keakraban tersebut tertangkap kamera sesaat setelah kepala negara menghadiri Sidang Paripurna Dewan Perwakilan Rakuat (DPR) RI di Gedung Parlemen, pada Rabu 20 Mei 2026 kemarin.

Ketika keduanya berpapasan di area koridor ruangan, Presiden Prabowo langsung memasang kuda-kuda dengan mengangkat kedua tangannya ke atas layaknya seorang petinju yang siap bertarung. Melihat respons spontan dari sang presiden, Daud Yordan yang akrab disapa Cino ini langsung tersenyum lebar dan meladeni tantangan tersebut dengan gestur bertahan yang jenaka.

Setelah sempat saling memperagakan gerakan pukulan, Presiden Prabowo kemudian memeluk erat sang senator sebelum akhirnya melanjutkan langkah kaki untuk meninggalkan ruangan.

Aksi saling gocek bernada candaan ini rupanya bukan kali pertama terjadi di antara keduanya. Saat momen silaturahmi Idulfitri 1447 Hijriah pada Maret 2026 lalu, Presiden Prabowo juga pernah tertangkap kamera secara santai meninju pelan pundak Daud Yordan sebagai bentuk keakraban karib.

Melalui akun Instagram pribadinya, Daud Yordan mengunggah momen lucu sidang paripurna tersebut seraya menuliskan bahwa ke mana pun mereka pergi, gaya bersilaturahmi unik ala dunia adu jotos ini tidak akan pernah berubah.

Momen kebersamaan Daud Yordan dan Prabowo Subianto

1. Sederet Prestasi Mentereng Daud Yordan

Presiden Prabowo sewajarnya menaruh rasa hormat yang besar, mengingat Daud Yordan merupakan salah satu putra terbaik bangsa dengan rekam jejak emas di dunia tinju internasional. Lahir di Ketapang pada 10 Juni 1987, pria berusia 38 tahun yang memiliki postur 170 cm ini telah mengarungi dunia tinju profesional sejak memulai debutnya lewat kemenangan TKO atas Anshori Anhar Pitulay pada Agustus 2004 silam.

Sepanjang perjalanan kariernya yang gemilang dengan gaya ortodoks, Daud tercatat telah melakoni sebanyak 48 pertarungan profesional. Dari total laga tersebut, ia mengemas catatan impresif berupa 43 kali kemenangan dan hanya menelan 4 kali kekalahan.

 

Puncak prestasi terbaiknya di kancah dunia terjadi pada tahun 2012 silam, kala dirinya sukses merebut sabuk juara dunia kelas bulu versi IBO setelah memukul KO Lorenzo Villanueva di Singapura, sebelum sempat kehilangan gelar tersebut dan merebutnya kembali saat menghadapi Daniel Brizuela dari Argentina.

Kemampuan petinju yang pernah mencicipi berbagai kategori mulai dari kelas bulu, kelas ringan, hingga kelas ringan super ini terbukti belum habis dimakan usia. Pada pertengahan September 2024, setelah sempat vakum dari ring selama hampir dua tahun, Daud secara luar biasa sukses menyegel gelar juara dunia kelas ringan super versi International Boxing Association (IBA) melalui kemenangan TKO atas petinju Argentina, Hernan Leandro Carrizo, di GOR Terpadu Ayani, Pontianak.

Daud Yordan (Uun Yuniar)

2. Terjun ke Politik

Keberhasilan Daud Yordan membagi fokus antara dunia olahraga dan pengabdian politik kini membawanya ke koridor Senayan sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI atau dewan perwakilan Kalimantan Barat. Hal inilah yang mendasari kehadirannya di dalam ruang Sidang Paripurna DPR RI, tempat di mana momen jenaka bersama Presiden Prabowo tersebut akhirnya terjadi.

Meskipun saat ini disibukkan dengan agenda-agenda legislasi nasional dan mengemban amanat dari masyarakat daerah pemilihannya, eksistensi Daud Yordan sebagai ikon tinju nasional tetap melekat kuat. Gestur tinju yang kerap ditunjukkan oleh tokoh publik sekelas Presiden Prabowo.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya