“Jorge Martin kandidat juara (MotoGP 2026). Ia menggunakan strategi yang sama dengan 2024 saat mengalahkan saya. Finis race dan konsisten mencetak angka. Karena kualitas Jorge Martin itu membuat saya kehilangan gelar juara di 2024,” kata Francesco Bagnaia, Okezone mengutip dari Motorsport, Kamis (14/5/2026).
Satu hari sebelum race MotoGP Prancis 2026 dimulai, Francesco Bagnaia melihat Jorge Martin sedang makan malam. Melihat ketenangan Jorge Martin saat itu, Francesco Bagnaia sejak awal memprediksi sang rival akan juara MotoGP Prancis 2026.
“Jujur, pas lagi makan malam bareng Martin, mukanya sangat tenang (jelang balapan MotoGP Prancis 2026). Saya memprediksinya akan memenangkan balapan dan ternyata benar menang,” tutup Francesco Bagnaia.
(Ramdani Bur)