Namun, Rexy memberikan perumpamaan menohok terkait pemain yang bebal terhadap peringatan yang diberikan berkali-kali.
"Jangan sampai menunggu peringatan ketiga atau keempat. Jika sudah sampai sepuluh kali diperingatkan tapi tidak berubah, lantas apa yang sedang kita lakukan? Apakah kita sedang bicara dengan tembok atau dengan pemain?" ujar Rexy dengan nada bicara yang lugas.
Pernyataan ini menjadi sinyal kuat bahwa para penghuni asrama ABM yang masih bermasalah dengan kedisiplinan akan menghadapi konsekuensi yang jauh lebih berat jika tidak segera menunjukkan perubahan sikap.
(Rivan Nasri Rachman)