60 Fighter Amatir Ramaikan Common Ground Fight Vol. 1, Konsepnya Beda dari yang Lain!

Ramdani Bur, Jurnalis
Senin 04 Mei 2026 08:45 WIB
Founder Common Ground Fight Valdi memastikan event pertama sukses digelar. (Foto: Istimewa)
Share :

GELARAN perdana Common Ground Fight Vol. 1 City Class sukses mencuri perhatian dengan konsep yang tidak biasa. Tidak hanya menghadirkan pertandingan boxing, acara ini juga menggabungkan unsur musik, seni, hingga budaya komunitas dalam satu panggung yang sama.

1. Beri Pengalaman Baru ke Anak Muda

Founder Common Ground Fight, Valdi, menegaskan konsep yang mereka bangun memang berbeda dari event combat sport pada umumnya. Ia menyebut, Common Ground Fight dirancang sebagai pengalaman baru yang menyatukan berbagai skena anak muda.

“Di main event ini yang seperti Common Ground Fight itu, enggak hanya boxing, tapi juga art, dan musik. Kemudian juga melibatkan vespa itu juga karena buat experience baru, jadi ada Sunmori vespa tadi pagi,” ujar Valdi.

Tak berhenti di situ, Valdi mengungkapkan ke depan pihaknya akan membuka ruang lebih luas bagi berbagai komunitas untuk terlibat langsung, bahkan hingga naik ke atas ring.

“Kayak berbagai skena lah, misalkan dari motor, dari media mungkin, terus juga dari art, dari komunitas apa pun lah. Untuk ikut dalam fight ini? Iya,” kata Valdi.

Ia juga memastikan Common Ground Fight Vol. 2 tengah disiapkan dan direncanakan berlangsung pada Agustus 2026. Menariknya, bukan hanya komunitas umum, tim media pun akan diajak untuk ikut merasakan atmosfer bertanding.

“Rencananya untuk Volume 2 itu rencana di Agustus. Kami akan ajak juga teman-teman dari tim media, siapa tahu tertarik untuk ikut boxing?” lanjutnya.

Menurut Valdi, tidak ada persyaratan khusus untuk ikut serta, selama kondisi fisik peserta dalam keadaan sehat. Namun, ia menekankan pentingnya kesiapan fisik dan stamina sebagai modal utama.

“Persyaratan sih nggak ada yang penting, kesehatan terjaga dari cedera apa pun atau ya intinya dari sisi jasmaninya sehat, itu bisa ikut. Yang harus disiapkan pasti fisik sih, mau fisik dan stamina. Mau mentalnya kuat, tapi kalau fisiknya nggak kuat juga nggak bisa sih,” jelasnya.

Ia juga menyoroti tingginya minat generasi muda terhadap combat sport saat ini. Karena itu, Common Ground Fight hadir sebagai wadah yang lebih aman dan terstruktur, khususnya untuk kalangan pelajar.

“Peminat combat sport saat ini begitu banyak. Kami menyediakan wadah bagi anak-anak muda yang ingin fight; khususnya para pelajar. Daripada mereka berantem di jalanan. Jadi lebih baik kami sediakan tempatnya,” tegas Valdi.

Sementara itu, Promotor Common Ground Fight, Reza Burhan, menjelaskan bahwa edisi pertama ini menjadi fondasi awal untuk membangun ekosistem yang lebih besar ke depan.

“Ini namanya Common Ground Fight Vol. 1 City Class. Kita nanti akan ada vol. 2 kira-kira di bulan Agustus. Isinya bukan cuma tentang martial art. Ada musik dan ada art,” kata Reza.

Ia menambahkan konsep kolaboratif menjadi kunci utama event ini. Sejumlah komunitas seperti vespa dan art turut dilibatkan untuk memperkaya pengalaman pengunjung.

“Dan tapi utamanya adalah martial art atau boxing yang ada di sini. Kita kolaborasi dengan banyak komunitas. Ada komunitas vespa, ada komunitas art,” ujarnya.

 

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya