HORSENS – Legenda bulu tangkis Malaysia, Datuk Rashid Sidek, memberikan pandangan tajam menjelang laga final Piala Thomas 2026 antara China vs Prancis di Horsens, Denmark, pada Minggu (3/5/2026) malam WIB. Menurutnya, partai tunggal pertama yang mempertemukan Shi Yu Qi dan Christo Popov bukan sekadar pembukaan, melainkan medan pertempuran krusial yang akan menentukan arah momentum keseluruhan tim menuju tangga juara.
Duel antara peringkat satu dunia (Shi Yu Qi) melawan peringkat empat dunia (Christo Popov) ini diprediksi akan berlangsung sengit. Rashid menekankan siapa pun yang berhasil mencuri poin pertama akan memiliki kendali psikologis yang besar atas jalannya pertandingan.
Perjalanan Shi Yu Qi di turnamen ini tidak sepenuhnya mulus setelah sempat dihantam penyakit gastroenteritis akut saat fase grup. Namun, sang raja bulu tangkis dunia telah membuktikan ketangguhannya di fase gugur.
Setelah melewati duel fisik yang melelahkan melawan Leong Jun Hao (Malaysia) di perempatfinal, Yu Qi menunjukkan performa menakutkan saat menghancurkan jagoan tuan rumah, Anders Antonsen, di semifinal dengan skor telak 21-16, 21-5.
Di sisi lain, Christo Popov bukanlah lawan yang bisa dipandang sebelah mata. Meski kalah secara rekor pertemuan (2-4), pemain andalan Prancis ini memegang modal berharga berupa kemenangan di pertemuan terakhir mereka pada World Tour Finals Desember lalu.
Saat itu, Popov menang meyakinkan dengan skor 21-19 dan 21-9, sebuah bukti bahwa ia memiliki kapasitas untuk menjungkirbalikkan prediksi di panggung besar.