Aprilia Menggila di MotoGP 2026, Massimo Rivola Akui Terbantu Performa Marc Marquez yang Redup

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis
Minggu 03 Mei 2026 17:14 WIB
Dua Pembalap Tim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. (Foto: Instagram/aprilia)
Share :

LE MANS – Pabrikan asal Italia, Aprilia, secara luar biasa berhasil memuncaki ketiga klasemen kejuaraan dunia setelah menuntaskan empat seri pertama MotoGP 2026. Meski berada di atas angin, CEO Aprilia Racing, Massimo Rivola, tetap membumi dan memberikan pengakuan jujur mengenai peta persaingan saat ini.

Rivola secara terbuka mengakui posisi puncak yang mereka tempati saat ini sedikit banyak dipengaruhi oleh kesulitan yang dialami sang juara bertahan, Marc Marquez. Sang Baby Alien –julukan Marquez– memang tampak belum menemukan sentuhan terbaiknya sejak awal musim 2026 dimulai.

1. Kebangkitan Aprilia

Aprilia menunjukkan taringnya lewat performa impresif Marco Bezzecchi yang mendominasi tiga balapan pembuka musim ini. Bezzecchi bahkan mencatatkan rekor baru untuk jumlah putaran yang dipimpin sebelum akhirnya rekor kemenangannya terhenti di GP Spanyol oleh Alex Marquez dari tim Gresini Ducati.

Meski kalah di Sirkuit Jerez, podium kedua tetap cukup bagi Bezzecchi untuk memperlebar jarak keunggulan menjadi 11 poin di klasemen sementara. Keberhasilan menempatkan empat motor di posisi enam besar pada balapan Jerez menjadi sinyal kuat bahwa pengembangan motor RS-GP musim dingin lalu telah berjalan ke arah yang benar.

Marco Bezzecchi

Rivola pun memuji kerja keras tim serta performa solid dari Trackhouse Racing yang kini semakin kompetitif sebagai tim satelit mereka.

“Jelas penting untuk menempatkan empat motor di enam besar di Jerez; itu pertanda bagus,” ungkap Rivola, melansir dari Crash, Minggu (3/5/2026).

“Kami memiliki dua pembalap yang sangat kuat, dan saya harus mengatakan bahwa Trackhouse berkembang dengan sangat baik,” tambahnya.

 

2. Faktor Cedera Marc Marquez

Di balik kegemilangan Aprilia, performa Marc Marquez bersama tim pabrikan Ducati memang menjadi tanda tanya besar. Hingga saat ini, Marquez belum sekalipun mencicipi podium di balapan utama hari Minggu, meskipun ia sempat mencuri perhatian lewat dua kemenangan di sesi sprint, termasuk aksi luar biasa bangkit dari jatuh untuk menang di Jerez.

Kesulitan Marquez disinyalir berakar dari cedera bahu parah yang dialaminya pada Oktober tahun lalu, yang efeknya masih terasa hingga sekarang. Namun, kubu Ducati tidak tinggal diam.

Marc Marquez terjatuh pada Sprint Race MotoGP Spanyol 2026 (Foto: Facebook/MotoGP)

Setelah sesi tes di Jerez, Marquez menyatakan optimismenya bahwa mereka telah menemukan sesuatu yang penting pada motor GP26 untuk kembali bersaing di baris depan. Rivola sadar bahwa tantangan sesungguhnya akan datang saat Marquez kembali fit sepenuhnya.

"Kami memang diuntungkan dari fakta bahwa Marc Marquez jelas tidak dalam performa terbaiknya, namun kami tentu telah melakukan pekerjaan yang luar biasa musim dingin ini," tutup Rivola.

(Rivan Nasri Rachman)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya