JEREZ – Pembalap asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menegaskan kesiapannya untuk bangkit pada seri Moto3 Spanyol 2026 yang berlangsung di Sirkuit Jerez. Setelah hasil mengecewakan di Amerika Serikat, pembalap asal Gunungkidul ini mengusung misi penebusan demi mengamankan poin maksimal di daratan Eropa.
Ajang Moto3 2026 kembali bergulir di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada 24 hingga 26 April 2026. Balapan ini menjadi lanjutan setelah jeda sekitar tiga pekan sejak seri terakhir di Austin, Texas, pada 29 Maret lalu.
Veda menyambut seri balapan Moto3 Spanyol 2026 dengan penuh optimisme. Pembalap berusia 17 tahun tersebut menegaskan tidak ingin larut dalam hasil buruk di seri sebelumnya dan siap mengejar hasil positif pada akhir pekan ini.
Veda mengaku antusias kembali turun ke lintasan setelah jeda kompetisi tersebut. Dia menyebut waktu istirahat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan kesiapan menghadapi seri berikutnya.
"Saya sangat senang bisa kembali balapan setelah tiga minggu ini," kata Veda dalam keterangan resmi Honda Team Asia, dikutip pada Sabtu (25/4/2026).
"Ini adalah periode yang baik untuk mengatur ulang, berlatih, dan mempersiapkan diri untuk bagian selanjutnya dari musim ini," tambah Veda.
Pada balapan terakhir di Austin, Veda gagal finis usai mengalami insiden di tikungan 11 pada putaran kelima. Rider kelahiran Yogyakarta itu terjatuh akibat highside dan tidak dapat melanjutkan lomba setelah motornya tertabrak pembalap lain.
Hasil tersebut sekaligus menghentikan tren positif yang sempat dibangun Veda. Sebelumnya, dia berhasil mencatatkan performa impresif dengan meraih podium di seri Brasil.
Meski mengalami kekecewaan, pembalap bernomor 9 itu memilih untuk tidak berlarut-larut. Veda langsung mengalihkan fokus untuk menatap balapan di Jerez dengan target hasil yang lebih baik.
"Setelah apa yang terjadi di Austin, tentu saja saya ingin melupakan kejadian itu dan fokus untuk meraih hasil yang kuat di Jerez," tegas Veda.
Kepercayaan diri Veda tetap terjaga berkat performa awal musim yang menjanjikan. Dia sempat finis kelima di Thailand dan meraih podium ketiga di Brasil sebelum insiden di Austin tersebut.
Veda menilai kecepatan yang dimilikinya saat ini menjadi modal penting. Dia menargetkan peningkatan konsistensi agar bisa menyelesaikan balapan dengan hasil optimal.
"Saya tahu kami memiliki kecepatan yang bagus di balapan terakhir, jadi sekarang targetnya adalah untuk lebih konsisten dan menyelesaikan pekerjaan," tandasnya.
(Rivan Nasri Rachman)