KISAH legenda bulu tangkis Indonesia Rexy Mainaky menarik untuk diulas. Sebab, ia mencetak quattrick emas di Piala Thomas.
Rexy merupakan salah satu pebulu tangkis kenamaan Indonesia di sektor ganda putra. Tak terhitung deretan gelar juara yang diraihnya saat aktif sebagai pemain, baik nomor individu maupun beregu.
Puncak prestasi Rexy jelas adalah medali emas Olimpiade Atlanta 1996. Ia membawa pulang kepingan mulia itu saat berpasangan dengan Ricky Subagja.
Rexy membantu Tim Bulu Tangkis Indonesia juara Piala Thomas pada 1994, 1996, 1998, dan 2000. Di tiga edisi pertama, ia berpasangan dengan Ricky Subagja.
Saat membawa Indonesia juara Piala Thomas 2000, Rexy berduet dengan Tony Gunawan. Sekalipun berganti pasangan, ia masih tetap terlalu tangguh buat lawan.
Hingga kini, belum ada pemain Indonesia yang bisa mengikuti jejaknya dengan empat kali juara Piala Thomas. Bahkan, skuad Pelatnas PBSI baru bisa juara lagi pada 2020 yang digelar 2021.
Ada masanya Tim Bulu Tangkis Indonesia adalah penguasa di Piala Thomas. Pada kurun 1994-2002, bahkan gelar juara mampu direbut lima kali beruntun.
Hingga kini, Tim Bulu Tangkis Indonesia masih pengoleksi gelar terbanyak Piala Thomas dengan 14 kali. Tim Bulu Tangkis China yang tengah dominan pun baru 11 kali menjadi kampiun.
Itulah kisah legenda bulu tangkis Indonesia Rexy Mainaky, sukses cetak quattrick emas di Piala Thomas. Patut dinanti adakah pemain lain sepertinya di masa depan.
(Wikanto Arungbudoyo)