Keberhasilan itulah yang kemudian membantunya meraih status runner-up klasemen akhir dan mendapatkan Golden Ticket untuk naik kelas ke Moto3 2026.
Kini, tantangan baru menanti di Moto3 Spanyol 2026. Balapan ini menjadi momen krusial bagi Veda setelah kehilangan poin di Amerika Serikat.
Saat di COTA, Veda sebenarnya tampil impresif dengan mencatat fastest lap dan sempat merangkak ke posisi enam besar sebelum akhirnya terjatuh pada lap keempat. Kesalahan teknis berupa pembukaan gas yang terlalu agresif saat posisi motor miring menjadi penyebab ban belakangnya selip.
Manajer Honda Team Asia, Hiroshi Aoyama, dan sang ayah, Sudarmono, memastikan bahwa mental Veda tetap kuat meski gagal finis di seri sebelumnya. Dengan penundaan GP Qatar akibat situasi geopolitik di Iran, Veda memiliki waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan fisik.
Pada balapan di Sirkuit Jerez nanti, Veda ditargetkan mampu menembus posisi 10 besar dan kembali berduel dengan nama-nama lama seperti Hakim Danish dan Brian Uriarte yang kini juga meramaikan grid Moto3.
(Rivan Nasri Rachman)