Kepulangan Hendra ke Cipayung pada 2018 memiliki skema yang unik. Bersama Ahsan, ia masuk dengan status pemain magang.
Artinya, meski Ahsan/Hendra berlatih di fasilitas Pelatnas, status mereka tetaplah profesional yang membiayai turnamen secara mandiri. Pola ini terbukti efektif menjaga performa mereka tetap di level elite dunia selama bertahun-tahun, hingga mereka dikenal sebagai sosok senior yang sangat dihormati.
Kini, perjalanan panjang sang legenda telah mencapai garis finis. Setelah melakoni laga perpisahan yang emosional di Indonesia Masters 2025, Hendra Setiawan resmi memutuskan untuk gantung raket.
Namun, kecintaannya pada bulu tangkis tidak lantas padam. Hendra kini memulai babak baru dalam hidupnya sebagai pelatih. Ia resmi menularkan ilmu dan pengalamannya kepada pasangan ganda putra profesional, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
(Rivan Nasri Rachman)