KISAH pilu pembalap Malaysia Hakim Danish kalah jauh dari Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026 akan diulas Okezone. Hakim Danish yang berusia 18 tahun, mencatatkan hasil luar biasa di Kualifikasi Moto3 Brasil 2026 yang berlangsung di Sirkuit Internasional Ayrton Senna, Goiana, Brasil pada Minggu 22 Maret 2026 dini hari WIB.
Rider milik Aeon Credit – MT Helmets – MSi itu menempati posisi tiga sehingga akan start dari barisan terdepan. Namun, saat balapan berlangsung, Hakim Danish gagal unjuk gigi.
Hakim Danish yang eksis di kelas Moto3 sejak 2025, harus rela terdampar ke urutan 10. Finis di posisi 10 membuat Hakim Danish berhak mengoleksi 10 poin.
Koleksi enam poin membuat Hakim Danish menyamai pencapaian tahun lalu. Di Moto3 2025, Hakim Danish juga mengemas enam angka.
Karena itu, pencinta balap Malaysia pun dibuat bangga oleh Hakim Danish atas pencapaiannya di Moto3 Brasil 2026. Meski begitu, Hakim Danish belum sepenuhnya puas.
“Saya banyak belajar dari race kali ini, terutama ketika berada di barisan depan. Setelah red flag dan start ulang, saya tidak melakukan start dengan baik,” kata Hakim Danish, Okezone mengutip dari Astro Arena.
“Secara umum, saya senang karena saya melakukan beberapa perbaikan dari sisi membalap. Saya tak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua yang selalu membantu saya di setiap balapan,” tegas rider kelahiran Kuala Trengganu pada 31 Juli 2007.
Di Moto3 Brasil 2026, Veda Ega Pratama mencatatkan sejarah bagi dunia balap Tanah Air. Ia menjadi pembalap pertama Indonesia yang berhasil naik podium di ajang Grand Prix.
Veda Ega Pratama finis ketiga setelah memulai balapan dari posisi empat. Hebatnya, pembalap kelahiran Gundungkidul, Jawa Tengah ini sempat tercecer ke urutan 10 sebelum akhirnya finis di posisi tiga.
Berkat tambahan 16 poin di Moto3 Brasil 2026, Veda Ega Pratama melesat di klasemen sementara Moto3 2026. Veda Ega Pratama saat ini mengoleksi 27 angka, hanya terpaut satu poin dari Marco Morelli (Argentina) di posisi dua.
(Ramdani Bur)