KEBERHASILAN Veda Ega Pratama naik podium di Moto3 Brasil 2026 menjadi sejarah tersendiri buat Indonesia. Pembalap Honda Team Asia tersebut sukses menampilkan performa impresif dalam dua seri perdana Moto3 2026 yang juga sekaligus musim debutnya.
Ya, Veda sukses menjadi pembalap asal Indonesia pertama yang naik podium di gelaran balap motor Grand Prix. Momen membanggakan itu tercipta usai dirinya finis posisi tiga di Sirkuit Autodromo Internacional Ayrton Senna, Goiania, Brasil, Minggu 22 Maret 2026 malam WIB.
Prestasi ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan motorsport nasional sekaligus mempertegas daya saing talenta Indonesia di panggung global. Veda menunjukkan performa impresif di lintasan yang menantang, dengan konsistensi dan ketangguhan.
Keberhasilan ini tidak lepas dari proses pembinaan yang telah dijalani secara berjenjang sejak usia dini. Salah satunya adalah pengalaman balap yang intens di Pertamina Mandalika International Circuit atau Sirkuit Internasional Mandalika di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Veda mulai merasakan atmosfer kompetisi di The Mandalika sejak 2021 melalui ajang Asia Talent Cup sebagai wildcard. Pada musim 2022, ia kembali berlaga dan mencatatkan kemenangan ganda di sirkuit tersebut, sebelum kemudian keluar sebagai juara Asia Talent Cup 2023.
Keberhasilan itu menjadi batu loncatan penting sebelum akhirnya menembus ajang Moto3 bersama Honda Team Asia. Dengan banyaknya ajang yang diikuti, menjadikan sirkuit ini sebagai bagian penting dalam pembentukan karier Veda.
Penguatan jalur pembinaan ini juga didukung oleh ekosistem yang terus berkembang di The Mandalika. InJourney bersama ITDC dan MGPA menghadirkan berbagai program pembinaan dan kompetisi berjenjang, salah satunya Mandalika Racing Series yang berkolaborasi dengan Pride Motorsport guna menjaring dan mengembangkan pembalap muda menuju level internasional.
Selain menghadirkan ajang balap kelas dunia, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika juga diarahkan sebagai sportainment destination yang mengintegrasikan olahraga, hiburan, dan pariwisata dalam satu ekosistem yang berkelanjutan.
Direktur Utama InJourney, Maya Watono, menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Veda Ega. Ia mengatakan, pihaknya akan terus berperan menjadi bagian dari support system untuk mendukung pembalap Indonesia bersaing di panggung global.
“Kami bangga atas prestasi yang diraih Veda Ega Pratama yang berhasil mengharumkan nama Indonesia di level dunia. InJourney berperan sebagai bagian dari support system yang terus mendorong dan mendukung pembalap Indonesia untuk dapat bersaing secara global,” ujar Maya.
Hal senada diungkapkan Plt. Direktur Utama ITDC Ahmad Fajar. Apa yang dicapai Veda Ega adalah bukti nyata ekosistem The Mandalika mampu menghadirkan talenta kelas dunia.
"Prestasi Veda Ega Pratama menjadi bukti nyata pengembangan The Mandalika sebagai ekosistem sportainment tidak hanya menghadirkan ajang kelas dunia, tetapi juga mampu melahirkan talenta motorsport Indonesia yang berdaya saing global,” urai Ahmad Fajar.
“Kehadirannya pada ajang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akan menjadi momentum penting untuk semakin memperkuat positioning The Mandalika sebagai destinasi sport tourism berkelas dunia,” sambungnya.
Tentu saja, Veda Ega dipastikan akan tampil di hadapan publik Tanah Air dalam Moto3 Mandalika 2026 yang akan diselenggarakan pada 9–11 Oktober. Kehadirannya akan menjadi momentum penting, tidak hanya sebagai partisipasi di level dunia, tetapi juga sebagai ajang tampil di hadapan publik Indonesia.
“Podium Veda di Moto3 GP Brasil menjadi bukti efektivitas pembinaan berjenjang di Mandalika Internasional Circuit. Kami optimistis kehadirannya di MotoGP Indonesia 2026 akan menginspirasi sekaligus memperkuat kebangkitan motorsport nasional,” kata Direktur Utama MGPA Priandhi Satria.
(Wikanto Arungbudoyo)