MARC Marquez kembali bicara soal rencana untuk pensiun. Pembalap tim Ducati Lenovo itu mengaku tidak ingin gantung helm dalam keadaan cedera.
Marquez menjalani tahun ke-13 atau musim ke-14 di MotoGP pada 2026. Ia jadi pembalap paling berpengalaman sekaligus tersukses di grid saat ini.
Betapa tidak, Marquez punya tujuh gelar juara dunia, terbanyak di antara yang lain. Capaian itu belum membuatnya puas. Ia mengaku masih punya ambisi untuk meraih gelar lagi.
“Tahun lalu adalah tantangan terbesar dalam karier saya di dunia olahraga. Itu adalah gelar yang saya nilai paling berharga karena apa yang terjadi sebelumnya,” aku Marquez, mengutip dari GPOne, Kamis (12/3/2026).
Ya, gelar ketujuh pada MotoGP 2025 itu tertunda selama enam tahun. Marquez terakhir kali juara dunia pada MotoGP 2019. Setelah itu, ia banyak berkutat dengan cedera termasuk di lengan kanan atasnya.
Marquez mengalami patah tulang humerus di lengan kanan usai terjatuh pada MotoGP Spanyol 2020. Butuh empat kali operasi bedah baginya guna memulihkan cedera tersebut.
Di tengah perjuangan untuk pulih itu, Marquez juga sempat terkena diplopia atau gangguan penglihatan ganda. Ketika benar-benar tidak ada masalah sepanjang 2024, ia malah mengakhiri 2025 dengan cedera bahu.
Karena itu, Marquez mengaku targetnya sekarang adalah pensiun dengan bebas dari cedera bawaan saat masih berkarier. Baru setelah itu, ia akan mencoba jadi juara dunia lagi.
“Saya sangat bersedia untuk pensiun tanpa cedera lagi. Saya mau. Lalu, saya mencoba meraih gelar juara dunia lagi,” tandasnya.
(Wikanto Arungbudoyo)