PEMBALAP Indonesia yang membela Honda Team Asia, Veda Ega Pratama, mencetak sejarah di ajang Moto3. Rider 17 tahun ini menjadi pembalap pertama Indonesia yang finis kelima di ajang Moto3. Veda Ega Pratama start dari posisi lima dalam race pembuka Moto3 2026 yang digelar di Sirkuit Buriram, Thailand pada Minggu (1/3/2026) siang WIB.
Sempat melesat ke posisi tiga, Veda Ega Pratama harus rela mengakhiri balapan di tangga kelima. Pembalap asal Gunungkidul, Jawa Tengah ini kalah bersaing dari David Almansa yang memenangkan balapan disusul Maximo Quilles. Valentin Perrone, Alvaro Carpe dan Veda Ega Pratama.
Dalam sejarahnya, ada banyak pembalap asal Indonesia yang pernah mengaspal di kelas Moto3 atau dulu masih bernama 125 cc. Beberapa di antaranya Doni Tata pradita, Gery Salim, Andi Gilang hingga Mario Aji.
Sebelum Veda Ega Pratama, prestasi terbaik pembalap Indonesia di ajang Moto3 dicetak Mario Aji. ia sempat finis ke-12 sekaligus mengemas empat poin di Moto3 Amerika Serikat 2023.
Satu yang pasti, Veda Ega Pratama langsung mencetak poin terbanyak di ajang Moto3, jika ukurannya pembalap-pembalap Indonesia lain. Hebatnya, Veda Ega Pratama mencetak poin terbanyak hanya dalam satu balapan!
Efek finis kelima di Moto3 Thailand 2026, Veda Ega Pratama berhak mendapatkan 11 poin. Pencapaian itu sudah melebihi Mario Aji yang mengemas sembilan poin dalam dua musim kiprahnya di kelas Moto3 (2022 dan 2023).
Fakta ini menunjukan Veda Ega Pratama bukan pembalap biasa-biasa saja. Jika mendapatkan motor yang tepat, performa Veda Ega Pratama dijamin lebih dahsyat.
Selanjutnya, race kedua Moto3 2026 dilangsungkan di Sirkuit Interlagos, Brasil pada Minggu 22 Maret 2026. Bagi Veda Ega Pratama, membalap di Brasil merupakan hal baru.
Menarik menanti aksi Veda Ega Pratama dalam balapan di Brasil. Jika kembali menyodok ke papan atas, rider 17 tahun harus siap-siap mendapat pantauan dari tim-tim balap level dunia.
(Ramdani Bur)