Sejak peristiwa tahun 2016 tersebut, keduanya menjadi sangat akrab dan sering membagikan momen kebersamaan di media sosial. Namun, kedekatan personal tidak lantas membuat mereka lembek saat harus berhadapan di net. Keduanya sepakat untuk tetap menjaga profesionalisme sebagai atlet kelas dunia.
Chang Ye-na mengungkapkan bahwa meski sempat merasa canggung di awal, ia tetap berusaha memberikan yang terbaik untuk mengalahkan Greysia jika bertemu dalam turnamen. Greysia pun mengamini hal tersebut dengan menegaskan bahwa persahabatan dan kompetisi adalah dua hal yang berbeda.
"Teman sih teman, di lapangan ya di lapangan, beda lagi ceritanya. Saya rasa ini hal yang wajar, harus profesional," tegas Greysia.
Kisah mereka menjadi pengingat bagi dunia olahraga bahwa rivalitas hanyalah bagian dari permainan, sementara kemanusiaan dan persahabatan adalah warisan yang akan tetap ada bahkan setelah raket digantungkan.
(Rivan Nasri Rachman)