JAKARTA – Raymond Indra/Nikolaus Joaquin sangat antusias menyambut debutnya di All England 2026. Mereka pun penasaran ingin menjajal Utilita Arena di Birmingham, Inggris, yang punya karpet abu-abu.
Sesuai jadwal, All England 2026 akan digelar pada 3-8 Maret. Indonesia mengirim empat wakil pada sektor ganda putra, termasuk Raymond/Joaquin.
Turnamen tersebut akan menjadi keikutsertaan perdana Raymond/Joaquin. Bagi mereka, All England menjadi salah satu kejuaraan yang paling diimpikan dan akhirnya terwujud pada 2026.
"Ini salah satu wishlist saya juga bisa main di All England kan beda sendiri, atmosfernya, turnamen yang paling ditunggu-tunggu sama semua orang. Dan saya juga ingin banget merasakan main di situ," kata Joaquin ditemui di Pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta, dikutip Sabtu (14/2/2026).
Pemain berusia 20 tahun itu mengatakan satu hal yang paling dinantikan jelang debut di All England 2026 adalah lapangan berwarna abu-abu. Fitur itu baru diperkenalkan panitia pada 2024.
"Kalau ekspektasi, saya ingin coba karpet abu-abu. Penasaran saja, soalnya saya enggak pernah main di karpet abu-abu, jadi saya penasaran saja. Enggak tahu apa bedanya, tapi penasaran saja. Apalagi main di All England. Keren pasti itu," ujar Joaquin.
Sementara Raymond, memiliki ekspektasi yang tinggi di All England 2026. Pemain berusia 21 tahun itu mengusung target besar dengan menjadi yang terbaik dalam turnamen bergengsi di dunia tersebut.
"Kalau dari saya ambisinya pasti ada untuk juara di sana," jelas Raymond.
Di sisi lain, mereka sadar ekspektasi dan ambisinya harus dikontrol. Menurut Raymond/Joaquin, yang terpenting untuk saat ini adalah fokus bermain semaksimal mungkin.
"Cuma memang harus di kontrol lagi jadi ambisinya. Kami harus step by step," kata Joaquin.
"Saya juga cuma ingin melakukan yang terbaik dulu dari latihan fisik, meningkatkan fisik, apalagi besok juga tiga turnamen beruntun, Pasti enggak mudah," timpal Raymond.
Selain All England 2026, Raymond/Joaquin juga disiapkan oleh pelatih untuk tampil di dua ajang lain. Keduanya akan turun di Swiss Open 2026 (10-15 Maret) dan Orleans Masters 2026 (17-22 Maret).
(Wikanto Arungbudoyo)