“Tidak yakin apa yang terjadi pada Antonelli, Max. Dia seperti (sengaja) melipir dan membiarkan Norris melewatinya,” cibir kepala teknisi Max Verstappen, Gianpiero Lambiase, dalam komunikasi radio, dikutip dari Crash, Selasa (2/12/2025).
“Dia (Antonelli) sengaja membiarkannya (Norris) menyalip. Itu terlalu mencurigakan,” sembur Penasihat Balap Red Bull Racing, Helmut Marko, dalam kesempatan berbeda.
Dengan selisih 12 poin, Verstappen harus memenangi balapan terakhir di F1 GP Abu Dhabi 2025, pekan depan, jika ingin menjadi juara dunia. Namun, itu belum cukup!
Verstappen mesti berharap Norris finis paling tinggi di posisi 4. Bila hanya menjadi runner up di Sirkuit Yas Marina, ia harus berharap sang rival finis di posisi 7 atau lebih rendah.
(Wikanto Arungbudoyo)