PEBULU tangkis ganda putra Indonesia, Fajar Alfian, menegaskan komitmen mengejar tiket Olimpiade Los Angeles 2028. Apakah dirinya akan berusaha lolos bersama Muhammad Shohibul Fikri atau Muhammad Rian Ardianto?
Fajar Alfian masih jadi salah satu pemain terbaik Indonesia di sektor ganda putra. Meski telah menginjak usia 30 tahun, Fajar masih memiliki mimpi untuk kembali tampil di Olimpiade.
"Ya, kalau badan ini masih bisa, kenapa enggak? (main di Olimpiade Los Angeles 2028)," ucap Fajar saat ditemui di Daddies Arena, dikutip Jumat (22/8/2025).
Sebelumnya, Fajar telah tampil di Olimpiade Paris 2024 bersama Muhammad Rian Ardianto. Sayangnya, Fajar belum bisa mendapatkan hasil maksimal usai terhenti di babak perempatfinal.
Karena itu, Fajar masih merasa haus untuk tampil di Olimpiade. Pemain binaan SGS Bandung tersebut penasaran untuk bisa membawa pulang medali dari ajang empat tahunan tersebut.
"Mimpi yang pasti, pasti semuanya pengen mendapatkan hasil terbaik di olimpiade, ya. Apalagi olimpiade kemarin, belum mendapatkan hasil yang maksimal, belum mendapatkan medali, dan semoga di Olimpiade LA bisa lolos dulu, bisa sehat dulu, dan ya, baru memikirkan hasilnya di sana," sambung Fajar.
Untuk Olimpiade Los Angeles 2028, Fajar pun belum bisa memastikan akan mentas bersama siapa. Apakah akan kembali bersama Rian atau Muhammad Shohibul Fikri yang baru saja menjuarai China Open 2025.
"Ya, yang pasti, siapa pun pasangannya, saya pasti pengen yang terbaik buat saya pribadi, karena, ya, pasti tujuan, cita-cita Olimpiade itu pasti semua orang juga pengen," jawab Fajar.
"Memang dari sekarang kita cari perombakan yang siap, yang terbaik, dan untuk start di awal tahun depan. Jadi saya juga sama Fikri dan Rian juga belum tahu ke depannya seperti apa, mau Fikri atau sama Rian, yang paling penting saya setiap kejuaran yang saya ikuti saya pengen memberi yang terbaik, siapapun pasangannya, ya," tambahnya.
Meski begitu, Fajar menegaskan siapa pun pasangannya nanti, ia akan tetap totalitas. Ia mencontohkan pada situasi saat ini yang masih terjebak di antara dua pemain yakni Rian dan Fikri.
"Contohnya sekarang di World Champ saya sama Rian, ya saya totalitas sama Rian. Meskipun setelah World Champ saya tetap pasangan dengan Fikri. Jadi bukan berarti di World Champ ini saya mau males-malesan dan lain-lain. Enggak. Enggak seperti itu. Apalagi di World Champ ini saya belum bisa mendapatkan hasil yang maksimal, yaitu juara. Jadi ya semoga di World Champ ini pengennya maksimal," tukas Fajar.
(Djanti Virantika)