KATA-KATA pertama Francesco Bagnaia yang harus berbagi garasi dengan Marc Marquez di MotoGP 2025 menarik untuk diulas. Sebab, ia menyinggung soal orang nomor satu di garasi tim Ducati Lenovo.
Marquez datang ke Ducati Lenovo pada MotoGP 2025. Ia direkrut untuk menemani Bagnaia sebagai pengganti Enea Bastianini untuk dua musim ke depan.
Usai Tes Pascamusim MotoGP Barcelona 2024 di Sirkuit Barcelona-Catalunya pada 19 November, Marquez menyebut Bagnaia sebagai orang nomor satu di tim. Sebab, ia hanya anak baru.
Namun, kata-kata tersebut segera dibantah oleh murid Valentino Rossi itu. Bagnaia mengatakan, tidak seharusnya ada pembalap nomor satu di tim ketika musim baru saja mau dimulai.
"Saya pikir, pada akhirnya, (pembalap) nomor satu di dalam garasi itu tidak ada, dan tidak seharusnya ada. Musim selalu dimulai dengan para pembalap memiliki pendapat yang sama,” ujar Bagnaia, dikutip dari Crash, Kamis (12/12/2024).
“Dan saya pikir banyak hal berubah sepanjang tahun, karena setiap kali musim baru, Anda memulai dari nol," tegas pria asal Italia itu.
"Saya pikir itu sama, jika selama musim satu pembalap berada di depan dan yang lain lebih jauh di belakang, Anda harus bekerja untuk mencoba membantu pembalap di depan,” sambung Bagnaia.
“Marc, sebagai orang yang sangat cerdas, segera memahami lingkungan dan cara kami bekerja. Kami melakukan pekerjaan dengan baik dalam tes, jadi jika kami terus seperti ini, kami akan berada di jalur yang benar,” tandasnya.
Tentu saja, menarik untuk melihat seperti apa dinamika yang tercipta di garasi Ducati Lenovo pada MotoGP 2025. Sebab, Bagnaia dan Marquez adalah juara dunia MotoGP dengan koleksi lebih dari satu kali.
Itulah kata-kata pertama Francesco Bagnaia yang harus berbagi garasi dengan Marc Marquez di MotoGP 2025. Semoga informasi ini berguna untuk pembaca sekalian.
(Wikanto Arungbudoyo)