“Adapun tiga kemenangan berturut-turut di Assen sungguh luar biasa. Ini adalah sirkuit yang saya sukai, ini bukan Assen yang lama, tapi kemenangan di sini sangat penting bagi saya,” jelas juara MotoGP dua kali itu.
Pecco pun mengenang kemenangan perdananya di ajang Grand Prix bersama Mahindra di Sirkuit Assen dalam balapan Moto3 2018 silam. Berkat pencapaian itu, dia pun membuat tatto bergambar trek berjuluk Catherdral of Speed itu di tubuhnya.
“Assen adalah salah satu sirkuit paling simbolis di Kejuaraan Dunia MotoGP dan sungguh ajaib bisa memenangkan balapan pertama saya di sini. Saya memutuskan untuk membuat tato, sirkuit ini memberi saya kepuasan lebih dibandingkan yang lain. Itu adalah kemenangan pertama saya, dan juga kemenangan Mahindra,” pungkas rider kelahiran Turin itu.
Pada akhir pekan ini, Pecco berpeluang untuk melangkahi rekor kemenangan Stoner di Ducati dalam MotoGP Jerman 2024. Dia telah meraih tiga kemenangan beruturut-turut dalam tiga seri terakhir sehingga peluangnya untuk menang di Sirkuit Sachsenring sangat terbuka lebar.
(Djanti Virantika)