PEMBALAP Pramac Ducati, Jorge Martin, kesulitan dengan motor Desmosedici GP24. Menurutnya, kuda besi anyar yang akan dipakai pada MotoGP 2024 itu terasa aneh.
Martinator menjajal motor baru Ducati Desmosedici GP24 itu dalam tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Cheste, Spanyol, pada 28 November 2023. Namun, runner up MotoGP 2023 itu hanya berada di urutan 15 setelah sesi uji coba ditutup.
Sebagai pembalap tim satelit resmi Ducati, Martin tentu mendapat jatah Ducati Desmosedici GP24 anyar. Namun, pencapaiannya kurang bagus pada tes yang berlangsung dua pekan lalu itu.
Pembalap bernomor motor 89 itu terpaut 0,899 detik dari pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, yang mencatatkan waktu tercepat. Benar saja, Martin merasa tak terlalu nyaman menunggangi kuda besi anyarnya itu karena ada sesuatu yang aneh.
“Ducati GP24 sulit untuk dipahami. Saya memiliki perasaan yang agak aneh dengan motor baru, saya pikir ada sesuatu yang tidak berfungsi dengan baik dengan elektronik dan kami tidak melaju (kencang)," ungkap Martin, dikutip dari Motosan, Minggu (10/12/2023).
“Saya belum dapat memahami sejauh mana peningkatannya. Jadi, saya perhatikan tenaganya lebih besar, tetapi sambungan ke gasnya agak aneh dan menurut saya itu karena ada sesuatu yang tidak berfungsi dengan baik. Jadi, ini yang agak aneh," imbuh pria berusia 25 tahun itu.
Martin mengatakan mungkin akan meminta lebih banyak tenaga kepada Ducati untuk motor anyarnya itu. Namun, dia memperingatkan agar penyaluran tenaganya tak berubah.
“Peningkatan pada Ducati GP24 akan menjadi kekuatan yang bagus. Anda selalu menginginkan lebih banyak tenaga, untuk melesat lebih cepat di lintasan lurus," terang Martin.
"Namun jangan biarkan gaya penyampaian tenaga berubah, itulah yang saya sukai tahun ini,” tandas pembalap kelahiran Madrid itu.
(Wikanto Arungbudoyo)