DOHA – Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia, curhat soal kekecewaannya yang gagal menang di MotoGP Qatar 2023. Finis kedua, dia mengaku tak senang karena sejatinya mengincar kemenangan dalam balapan itu.
Bagnaia mengaku kesal karena kehilangan kemenangan di MotoGP Qatar 2023. Pasalnya, dia sebelmnya tampil sangat dominan, sayangnya harus melakukan kesalahan di lap-lap terakhir.
“Itu luar biasa, tapi saya tidak senang. Saya ingin menang, tapi saya kehilangan kemenangan karena kesalahan saya,” kata Bagnaia, dilansir dari Speedweek, Rabu (22/11/2023).
“Sayang sekali, tapi terjebak dalam slipstream bisa saja terjadi. Saya tidak menyangka akan sekuat itu. Selain itu, kecepatan saya sangat bagus dan saya mampu membangun keunggulan yang memungkinkan saya finis kedua meskipun ada masalah,” tambahnya.
Ya, Bagnaia harus puas finis kedua dalam balapan utama MotoGP Qatar 2023 yang digelar pada Senin 20 November 2023 dini hari WIB. Pecco -sapaan Bagnaia- sebenarnya memimpin balapan di Sirkuit Losail itu dengan sangat nyaman selama 18 dari 22 lap yang ada.
Namun, tiba-tiba, Bagnaia dikejutkan oleh pembalap Gresini Ducati, Fabio Di Giannantonio, yang menyalipnya dengan sangat luar biasa. Saat mencoba melakukan serangan balik, Bagnaia salah melakukan perhitungan setelah memacu motornya di garis lurus setelah start yang membuatnya terjebak dalam slipstream.
Alhasil, Bagnaia nyaris menabrak Diggia -sapaan Di Giannantonio. Dia pun kemudian melebar jauh dari Tikungan 1.