KISAH tim Honda rela bantu Jorge Lorenzo sembuh dari jerat depresi menarik untuk diulas. Pasalnya, Por Fuera mengaku memiliki utang budi kepada tim Repsol Honda.
Di era kemunculannya di pada 2008, sosok pembalap bernama lengkap Jorge Lorenzo Guerrero memang kerap dipuja-puja oleh banyak orang. Bagaimana tidak, kehadiran pembalap muda ini sontak membawa warna baru pada ajang balap MotoGP menjadi lebih kompetitif.
Hal itu dibuktikan melalui beberapa kemenangan yang telah disabetnya bersama tim Yamaha Factory Racing. Total, Jorge Lorenzo berhasil mencetak 68 kemenangan, 152 podium, dan 69 pole position di seluruh kelas balap motor.
Seiring berjalannya waktu, Lorenzo mengalami penurunan performa setelah pindah dari tim Yamaha Factory Racing ke Ducati pada 2017-2018. Bukannya panen kemenangan, dia malah puasa sepanjang 1,5 tahun di tim tersebut.
Selama dua musim, pembalap kelahiran 1987 ini sulit beradaptasi dengan motor dan para rekannya. Lalu mirisnya pihak pabrikan Ducati pada akhirnya memutuskan untuk mengeluarkan Lorenzo dan menggantinya dengan Danilo Petrucci penghujung MotoGP 2018.
Di momen itulah, Lorenzo mengalami depresi berat usai pontang-panting mencari tim pabrikan baru yang mau menerima dirinya. Pria yang kini berusia 36 tahun itu merasa galau hingga enggan latihan dan kehilangan motivasi.