KATA Apriyani Rahayu/Siti Fadia setelah memenangi perang saudara kontra Febriana Dwipuji/Amallia Cahaya di French Open 2023 akan dibahas di sini. Ganda putri Indonesia, Apriyani/Fadia, menyingkirkan kompatriotnya tersebut dengan skor 21-16 dan 21-18.
Pertarungan itu berlangsung di Glarz Arena, Rennes, Selasa (24/10/2023) lalu. Sempat tertingga; 2-5, Apriyani/Fadia mampu berbalik unggul 8-5, namun Ana/Tiwi – sebutan Febriana/Amallia – menyamakan skor pada 12-12.
Akan tetapi, Apriyani/Fadia mampu mendominasi permainan dengan memenangkan reli-reli panjang yang terjadi. Alhasil, pasangan rangking delapan dunia itu bisa menjauh dengan keunggulan 16-13 dan kemudian menang dengan skor 21-16 di gim pertama.
Pada gim kedua, kedua pasangan Pelatnas PBSI itu kembali terlibat pertarungan sengit hingga mencapai skor 10-10. Lalu, Ana/Tiwi sempat melesat dengan keunggulan 15-11, tetapi mereka bisa dikejar di angka 15-15. Duet rangking 17 dunia itu sempat unggul lagi 18-16, namun mereka lengah dan akhirnya Apriyani/Fadia menyalip lagi untuk mengunci kemenangan dengan skor 21-18.
Hasil tersebut membuat Ana/Tiwi angkat koper dari turnamen bulu tangkis super 750 tersebut. Apriyani/Fadia, yang menjadi satu-satunya ganda putri Indonesia yang tersisa di turnamen ini, menyayangkan hasil undian yang mempertemukan mereka sedini ini karena merugikan dalam perburuan poin menuju Olimpiade Paris 2024.
“Kami cukup menyayangkan hasil undian di sini. Dalam waktu berdekatan, kami harus langsung bertemu dengan Ana/Tiwi di babak pertama setelah di Hong Kong Open lalu juga begitu,” kata Apriyani dikutip dari rilis PBSI, Rabu (25/10/2023).
Apriyani/Fadia mengatakan bahwa dalam pertandingan melawan Ana/Tiwi tadi, mereka mencoba untuk menemukan sentuhan terbaik mereka lagi. Sebab, Apriyani baru sembuh dari cedera dan mereka tak berlatih bersama pekan lalu.
“Di pertandingan tadi, kami berdua sudah sama-sama tahu dan kami baru turun di pertandingan lagi setelah absen di Denmark Open. Terutama buat kak Apri yang baru kembali dari cedera, tadi coba menemukan lagi feel bertandingnya,” jelas Fadia.
“Satu minggu kemarin kami tidak latihan bareng karena saya ada di Denmark tapi saya terus komunikasi sama kak Apri, mengingatkan untuk terapi, menanyakan kondisi seperti apa. Jadi alhamdulillah kemistri terjaga,” tambahnya.
Apriyani pun mengungkapkan bahwa dukungan dari Fadia sangat berpengaruh dalam proses pemulihan cedera betis kanan yang dideritanya pada Asian Games 2023 lalu. Dia pun telah mengetahui apa yang harus dilakukan ketika cedera sehingga proses penyembuhannya berjalan cepat.
“Fadia selalu support saya saat cedera kemarin. Itu memotivasi saya untuk pulih. Alhamdulillah ini sangat cepat prosesnya,” ungkap Apriyani.
“Saya juga mengubah mindset saya, belajar dari cedera yang sama beberapa waktu lalu jad saya sudah tahu harus berbuat apa. Saya harus lebih berani dan yakin kalau sudah tidak ada kendala,” pungkasnya.
Hasil positif itu membawa Prifad melenggang ke babak 16 besar French Open 2023. Juara Hong Kong Open 2023 itu selanjutnya akan berhadapan dengan wakil Malaysia, Vivian Hoo/Lim Chiew Sien pada Kamis (26/10/2023).
(Rivan Nasri Rachman)