HANGZHOU – Indonesia kehilangan satu-satunya wakil di sektor ganda putri bulu tangkis Asian Games 2023 usai Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti mundur karena cedera di tengah pertandingan babak 16 besar. Menanggapi hal tersebut pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian menyebut sejatinya Apriyani sudah merasa sakit sejak babak pertama nomor perorangan dimainkan.
Ya, Apriyani ternyata sudah merasakan kakinya tidak enak saat berjumpa wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Ng Wing Yung di 32 besar alias babak pertama. Pada Senin 3 Oktober 2023. Menariknya, Apriyani masih bisa melanjutkan pertandingan dan lolos ke 16 besar.
Di babak 16 besar, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti menghadapi pasangan Jepang, Yuki Fukushima/Sayaka Hirota pada laga yang berlangsung di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, China, Rabu 4 Oktober 2023 sore WIB. Namun laga dihentikan saat set pertama baru berjalan 15 menit.
Ketika itu, papan skor menunjukkan Apriyani/Fadia tertinggal cukup jauh dari lawannya, yakni 3-15. Pertandingan kemudian dihentikan lantaran Apriyani memutuskan mundur karena cedera.
Eng Hian selaku pelatih ganda putri Indonesia mengonfirmasi bahwa Apriyani mengalami cedera betis. Bahkan cedera tersebut bermula saat babak 32 besar silam.
“Apri mengalami cedera betis kanan. Ini cedera yang sama saat All England 2022 lalu. Kejadiannya saat kemarin saat melawan pasangan Hong Kong,” kata Eng Hian dalam keterangannya, Jumat (6/10/2023).
“Ada gerakan yang tidak pas jadi terasa lagi. Karena kemarin sudah match point jadi Apri memaksa untuk menyelesaikan pertandingan,” lanjutnya menambahkan.