JAKARTA - Keberhasilan merebut medali emas SEA Games 2023 dan lolos ke semifinal Indonesia Open 2023 ternyata amat berarti untuk ganda putra Indonesia, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan. Sebab berkat dua ajang tersebut, kini Pramudya/Yeremia merasa kepercayaan diri mereka meningkat.
Kepercayaan diri memang dibutuhkan Pramudya/Yerem
Pada awal bermain bersama lagi, performa Pramudya/Yeremia bisa dikatakan kurang baik. Namun, secara perlahan pasangan berjuluk The Prayer itu kini mulai mengalami grafik yang cukup baik.
Pada Mei 2023, mereka sukses meraih medali emas SEA Games 2023 yang berlangsung di Kamboja. Bahkan bukan hanya satu emas saja, mereka sukses menggondol dua emas di nomor beregu putra dan perorangan ganda putra.
Hal ini diakui Pramudya/Yeremia membuat kepercayaan diri semakin meningkat. Apalagi itu merupakan gelar pertama mereka sejak comeback pada awal tahun ini.
"Untuk kepercayaan diri ya pasti lebih meningkat. Mungkin abis juara di SEA Games ya bisa tambah percaya diri dan kita sudah bisa ada di level yang sebelumnya," ucap Yeremia kepada awak media, termasuk MNC Portal Indonesia di Pelatnas PBSI Cipayung, Sabtu (1/7/2023).
Belum sampai di situ, Pramudya/Yeremia kembali menorehkan prestasi di ajang bergengsi yakni Indonesia Open 2023 pada pertengahan Juni 2023. Mereka sukses menembus semifinal dan menjadi ganda putra Indonesia terakhir yang mampu melaju jauh di ajang Super 1000 tersebut.
Meski belum berhasil membawa gelar, hasil itu disyukuri Pramudya/Yeremia. Apalagi itu menjadi momen emosional bagi keduanya setelah tahun lalu terpaksa terhenti di perempat final karena Yeremia mengalami cedera.
"Ya kemarin abis semifinal Indonesia Open ada sedikit confidence karena mainnya udah cukup baik walaupun hasilnya sampai semifinal aja. Tapi pasti itu nge-booster confidence kita," sambung Pramudya.
Setelah ini, Pramudya/Yeremia akan turun lagi di tiga turnamen beruntun. Ketiga ajang tersebut adalah Korea Open, Japan Open, dan Australia Open 2023.
(Rivan Nasri Rachman)