Kisah Daniel Marthin, Sukses Patahkan Pandangan Miring Juara Dunia Bulu Tangkis Junior Tak Mampu Bersinar di Level Senior

Bagas Abdiel, Jurnalis
Minggu 26 Februari 2023 10:57 WIB
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin kala berlaga. (Foto: Humas PP PBSI)
Share :

KISAH Daniel Marthin yang sukses patahkan pandangan miring juara dunia bulu tangkis junior tak mampu bersinar di level senior menarik dikulik. Sebab, kesuksesannya yang diukir bersama Leo Rolly Carnando di sektor ganda putra berhasil jadi mengikis pandangan tersebut.

Ya, sejumlah pebulu tangkis yang bersinar di level junior hingga bisa menyebet gelar juara di kejuaraan dunia level tersebut memang kerap kesulitan kala berlaga di taraf senior. Beberapa juara tak bisa bersinar.

Namun, kondisi itu tak membuat Daniel Marthin tertekan. Pasalnya, Leo/Daniel berstatus juara dunia bulu tangkis junior pada 2019.

Duet Leo/Daniel sukses naik podium tertinggi di ajang itu. Kepastian itu didapat usai mengalahkan ganda China, Di Zijian/Wang Chang, dengan skor 21-19 dan 21-18.

Daniel pun sukses mematahkan pandangan tersebut dengan menorehkan prestasi manis bersama Leo di level senior. The Babbies -julukan Leo/Daniel- masih bertahan di level senior hingga saat ini dan sukses merebut gelar demi gelar juara.

BACA JUGA: Kisah Daniel Marthin, Pilih Berduet dengan Mohammad Ahsan saat Lawan Taiwan di Piala Thomas 2020

Salah satu gelar juara yang diraih Leo/Daniel adalah medali emas SEA Games 2021. Kemudian, prestasinya berlanjut ke ajnag Singapura Open 2022.

Di awal tahun ini, Leo/Daniel pun sudah merebut sejumlah gelar juara. Mereka sukses juara di dua turnamen beruntun pada awal musim ini, yakni Indonesia Masters 2023 dan Thailand Masters 2023.

Rentetan kesuksesan itu pun membawa Leo/Daniel terus mendongkrak posisi di ranking BWF. Leo/Daniel bahkan sempat duduk di peringkat 10 besar dunia usai juara Thailand Masters 2023.

BACA JUGA: Kisah Daniel Marthin, Jawab Tantangan dari Ibunda dengan Sabet Medali Emas di SEA Games 2021

"Waktu habis juara dunia junior ya langsung ingin cepat adaptasi di senior. Soalnya banyak yang bilang kalau juara di junior belum tentu bagus di senior. Tapi, kita mau buktikan," ungkap Daniel kepada MNC Portal Indonesia.

"Emang apa salahnya kalau kita di junior juara dunia, terus di senior juara? Apa bedanya?" sambungnya.

"Mungkin banyak yang bilang percuma juara junior, tapi di senior enggak juara. Mending juara di junior dulu kan daripada enggak? Makanya sekalian tunjukin saja kalau bisa juara dua-duanya," ucap Daniel.

"Akhirnya, itu bukan hanya sekadar kata-kata doang, memang harus dibuktikan. Ya buktinya enggak kayak gitu kan, enggak ada yang enggak mungkin. Yang penting kita berusaha dan berdoa, pasti bisa," tegasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Sports lainnya