Bonus yang besar itu tentunya akan sangat menggiurkan bagi Bastianini. Alhasil, hal itu bisa menjadi ancaman sendiri untuk Pecco –sapaan Bagnaia.
Pasalnya, bisa saja The Beast mengabaikan team order untuk membantunya memenangkan balapan. Sebab, Bagnaia juga ingin meraih poin sebanyak mungkin agar mendapat bonus besar tersebut.
Apalagi, Bagnaia pasti punya ambisi besar meraih gelar juara di kelas utama demi melanjutkan kesuksesan tahun lalu. Pernat pun setuju dengan hal tersebut. Dia mengakui bahwa Ducati secara tidak langsung menciptakan sendiri persaingan panas di antara dua pembalap jagoan mereka itu.
“Persaingan itu dibangun oleh Ducati secara tidak sadar. Pada saat tertentu, ada pembicaraan tentang kerja tim, tetapi pada saat itu tercipta dualisme,” ujar Pernat.
“Enea akan membalap untuk menjadi juara atau setidaknya berada di tiga posisi terdepan. Dari segi ekonomi, di sana bernilai banyak uang,” imbuhnya.
(Rivan Nasri Rachman)